Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud (Hamas), menanggapi sorotan terkait alokasi anggaran Rp8,5 miliar untuk kendaraan operasional Gubernur dan pimpinan DPRD. Ia menegaskan anggaran tersebut dialokasikan untuk pengadaan mobil dinas, bukan helikopter, karena mobilitas darat dinilai lebih mendesak dan infrastruktur jalan antardaerah di Kaltim sudah semakin membaik.
Hamas menjelaskan bahwa opsi helikopter ditolak karena membutuhkan biaya operasional, perawatan, dan standar keamanan yang jauh lebih tinggi. Pengadaan kendaraan roda empat dianggap sebagai pilihan yang lebih rasional, efisien, dan sesuai dengan kondisi fiskal daerah untuk menunjang kinerja pemerintahan tanpa mengabaikan pengawasan.
Pembaca Setia Radar Media!
Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Media?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:
👉 https://koran.radarmedia.id
📱 https://digital.radarmedia.id/rm26feb2026/mobile/
Radar Media – Aktual, Cepat, dan Terpercaya.





