Ekraf Digadang Jadi Pilar Baru Perekonomian Berau, DPRD Berau Dorong Pengembangan

BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Kabupaten Berau.

Ia menilai sektor tersebut memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus membuka peluang kerja, khususnya bagi generasi muda.

Menurut Sakirman, Berau memiliki kekayaan budaya dan potensi pariwisata yang kuat yang dapat menjadi fondasi pengembangan Ekraf secara berkelanjutan. Ditambah lagi dengan keberadaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis kearifan lokal yang terus tumbuh.

“Berau memiliki potensi budaya dan pariwisata yang sangat besar, termasuk produk-produk UMKM berbasis kearifan lokal. Ini bisa menjadi kekuatan utama dalam pengembangan Ekraf,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Namun demikian, ia mengingatkan pengembangan ekonomi kreatif tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial atau event sesaat. Dibutuhkan langkah konkret dan dukungan nyata dari pemerintah daerah agar sektor tersebut benar-benar berkembang dan memberikan dampak ekonomi.

Sakirman menekankan pentingnya penyediaan fasilitas pendukung seperti ruang kreatif, pelatihan peningkatan kapasitas, hingga akses pemasaran yang luas, baik secara offline maupun digital. Tanpa dukungan tersebut, menurutnya pelaku UMKM dan komunitas kreatif akan kesulitan untuk naik kelas.

“Yang dibutuhkan adalah inovasi dan keberanian untuk mengembangkan potensi tersebut secara kreatif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ia menyoroti peran strategis Ekraf dalam membuka lapangan kerja baru. Di tengah tantangan ekonomi dan terbatasnya sektor formal, ekonomi kreatif dinilai mampu menjadi alternatif sumber penghasilan, terutama bagi anak-anak muda yang memiliki ide dan kreativitas tinggi.

“Ekraf bisa membuka peluang kerja baru, terutama bagi anak-anak muda yang penuh ide inovatif. Pemerintah harus hadir memberikan dukungan nyata, bukan sekadar simbolik, ini sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Karena itu, ia mendorong dinas terkait, termasuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang sehat dan produktif. Ekosistem tersebut harus mampu menghubungkan pelaku usaha, komunitas, pasar, serta dukungan pembiayaan secara terintegrasi.

Menurutnya dengan ekosistem yang kuat, inovasi dari masyarakat termasuk kelompok berpenghasilan rendah, akan lebih mudah berkembang dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan serta kesejahteraan.

Sakirman optimistis dengan dukungan DPRD Berau serta komitmen Pemerintah Kabupaten Berau, sektor ekonomi kreatif dapat tumbuh menjadi salah satu pilar utama perekonomian daerah dan memperkuat daya saing Berau di masa depan.

“Ekosistem ini diharapkan mampu mendorong munculnya inovasi dari masyarakat, termasuk mereka yang berpenghasilan rendah, sehingga dapat meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan,” tandasnya. (adv)

Pewarta: Aril
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI