BERAU – Persoalan kebersihan di wilayah perkotaan Tanjung Redeb masih menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Berau. Kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya tertata dinilai dapat memengaruhi citra daerah, terlebih saat Berau tengah didorong sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur.
Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, menegaskan kebersihan dan kerapian lingkungan merupakan elemen mendasar dalam membangun daya tarik pariwisata. Menurutnya estetika kota harus menjadi perhatian bersama, khususnya di titik-titik strategis seperti kawasan Bandara, jalan protokol, serta akses utama menuju destinasi wisata.
“Berau digadang menjadi kota wisata andalan di Kaltim, sehingga penting bagi kita menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Perlu peran aktif pemerintah dan masyarakat agar kota kita tetap rindang dan indah ketika wisatawan datang,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Ia menilai kesan pertama wisatawan sering kali terbentuk sejak tiba di Bandara hingga melintasi jalan utama kota. Ketika di sepanjang jalur tersebut masih terlihat tumpukan sampah atau penataan yang kurang rapi, maka citra positif yang dibangun melalui promosi pariwisata bisa berkurang.
Menurut Sujarwo, upaya menjaga kebersihan tidak cukup hanya melalui kegiatan bersih-bersih insidental. Diperlukan sistem pengelolaan sampah yang konsisten, mulai dari penyediaan tempat sampah memadai, pengangkutan rutin, hingga edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Ia menekankan perlunya aturan yang lebih tegas terkait larangan membuang sampah sembarangan. Regulasi tersebut, menurutnya harus disertai sanksi jelas agar memiliki efek jera bagi pelanggar.
“Kalau aturan sudah ada, harus ditegakkan. Dengan begitu, masyarakat juga akan lebih disiplin. Sinergi antara pemerintah dan warga sangat penting agar citra Berau sebagai kota wisata benar-benar tercermin dari kebersihan dan kenyamanannya,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau dalam meningkatkan kebersihan kota dapat didukung penuh oleh masyarakat. Kesadaran kolektif dinilai menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
“Dengan upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau, saya berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga kebersihan,” sebutnya. (adv)
Pewarta: Aril
Editor: Yahya Yabo





