Mudik Lebaran 2026, Samarinda Siapkan 70 Armada Bus AKDP di Terminal Sungai Kunjang

SAMARINDA – Pengelola Terminal Sungai Kunjang di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menyiapkan sekitar 70 unit armada bus untuk melayani kebutuhan transportasi Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Koordinator Terminal Sungai Kunjang Samarinda, Eko Novianto, mengatakan puluhan armada tersebut terdiri dari bus operasional utama serta armada cadangan yang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat puncak mudik.

“Kami menyiapkan sekitar 70 unit bus produktif, termasuk armada cadangan, agar pelayanan kepada penumpang tetap berjalan lancar saat arus mudik nanti,” ujarnya di Samarinda.

Menurut Eko, hingga awal bulan suci Ramadhan, aktivitas penumpang di terminal masih tergolong normal dan belum menunjukkan peningkatan signifikan. Lonjakan arus mudik diperkirakan baru akan terjadi sekitar tujuh hari menjelang Hari Raya Idulfitri.

Saat ini rata-rata keberangkatan bus dari Terminal Sungai Kunjang masih berkisar antara 20 hingga 30 unit per hari. Sementara jumlah bus yang datang setiap harinya berada pada kisaran 20 hingga 25 unit.

Rute yang paling banyak diminati masyarakat adalah perjalanan dari Samarinda menuju Balikpapan. Selain itu, terminal tersebut melayani sejumlah trayek lain seperti Kota Bangun, Melak, Kembang Janggut, Bongan, Samboja, Lempake, Bontang, Berau, Tenggarong hingga Kabupaten Paser.

Pelayanan di terminal dimulai sejak pukul 05.00 WITA hingga pukul 20.00 WITA. Waktu keberangkatan paling padat biasanya terjadi pada pukul 06.30 WITA hingga 07.00 WITA ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat.

Untuk menutup biaya operasional, terutama bahan bakar solar, setiap bus biasanya baru diberangkatkan setelah jumlah penumpang mencapai minimal 14 orang. Apabila jumlah tersebut belum terpenuhi, keberangkatan akan ditunda atau penumpang dialihkan ke jadwal bus berikutnya.

Keberangkatan bus dari terminal dijadwalkan secara berkala setiap 15 menit guna memberikan kepastian waktu perjalanan bagi calon penumpang.

Selain itu, menjelang masa mudik Lebaran, pihak terminal akan melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check guna memastikan keselamatan transportasi darat. Pemeriksaan tersebut melibatkan tim gabungan dari Polisi Lalu Lintas, Dinas Perhubungan, serta perwakilan Jasa Raharja.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh armada yang beroperasi dalam kondisi layak jalan sehingga perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran dapat berlangsung aman dan nyaman.

Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI