SAMARINDA – Program pembagian takjil Ramadan yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus berlangsung selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergilir oleh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim.
Pada Maret 2026, giliran Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur yang melaksanakan kegiatan berbagi kepada masyarakat. Pada pelaksanaannya, Dinas ESDM Kaltim berkolaborasi dengan Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Minerba Kaltim.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas ESDM Kaltim menyiapkan 1.000 paket takjil untuk dibagikan kepada masyarakat. Sementara itu, Forum PPM Minerba Kaltim turut berpartisipasi dengan menambah 1.100 paket takjil sehingga total yang akan dibagikan mencapai 2.100 paket takjil berbuka puasa.
Sebanyak 2.100 paket takjil tersebut dijadwalkan akan dibagikan kepada masyarakat pada 11 Maret 2026, khususnya kepada para pengendara dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Kepala Dinas ESDM Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan di sektor pertambangan terhadap masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.
Menurutnya kolaborasi dengan Forum PPM Minerba Kaltim menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Selain itu juga mempererat kebersamaan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya.
Bambang menanggapi isu yang beredar terkait seluruh takjil yang dibagikan berasal dari perusahaan. Ia menegaskan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi, bukan sepenuhnya berasal dari pihak perusahaan.
“Ada isu yang menyebutkan semua takjil berasal dari perusahaan. Itu tidak benar. Pemprov melalui Dinas ESDM menyiapkan 1.000 paket takjil, sedangkan tambahan dari Forum PPM Minerba merupakan bentuk kolaborasi karena kebetulan mereka juga memiliki program yang sama di bulan Ramadhan,” jelas Bambang.
Sementara itu, Ketua Forum PPM Minerba Kaltim, Muslimin, menyampaikan pihaknya mendukung kegiatan tersebut dengan menambah jumlah takjil agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
“Kami menambahkan 1.100 paket takjil sehingga total yang dibagikan mencapai 2.100 paket. Semoga kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa,” kata Muslimin.
Muslimin menjelaskan dana untuk pembelian takjil tersebut berasal dari sumbangan sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Timur. Hingga Minggu, tercatat sebanyak 12 perusahaan telah berpartisipasi memberikan dukungan dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya partisipasi perusahaan tersebut menunjukkan kepedulian dunia usaha terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya di bulan suci Ramadan.
Program pembagian takjil Ramadan dari Pemprov Kaltim sendiri dijadwalkan berlangsung sepanjang bulan Ramadhan dengan melibatkan berbagai OPD secara bergiliran sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo





