TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak sembarangan memanfaatkan kendaraan dinas menjelang arus mudik Lebaran. Imbauan tersebut muncul di tengah belum adanya aturan resmi dari pemerintah pusat terkait pembatasan penggunaan mobil dinas selama Ramadan.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, menegaskan fasilitas kendaraan dinas pada dasarnya diperuntukkan untuk menunjang tugas pemerintahan, bukan untuk kepentingan pribadi. Karena itu, ASN diminta tetap menjaga etika penggunaan aset negara, terutama ketika mobilitas masyarakat meningkat menjelang Idulfitri.
“Hingga saat ini belum ada surat resmi dari pusat terkait pembatasan penggunaan kendaraan dinas. Namun seperti tahun-tahun sebelumnya, biasanya pemerintah daerah akan membuat kebijakan untuk membatasi penggunaan kendaraan dinas di luar kepentingan kedinasan, termasuk untuk mudik,” ujar Sunggono.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal pemerintah daerah kemungkinan tetap menerapkan pembatasan, meskipun regulasi formal dari pemerintah pusat belum diterbitkan. Langkah itu dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan kendaraan dinas yang kerap menjadi sorotan publik setiap musim mudik.
Sunggono menekankan penggunaan kendaraan dinas harus tetap berorientasi pada kepentingan tugas. ASN diharapkan tidak menjadikan fasilitas negara sebagai sarana perjalanan pribadi, terlebih untuk perjalanan jarak jauh yang tidak berkaitan dengan pekerjaan.
Menurutnya penggunaan kendaraan dinas masih bisa ditoleransi dalam kondisi tertentu, misalnya perjalanan yang masih berada di sekitar wilayah kerja dan tidak melanggar aturan yang berlaku.
Namun ia menegaskan perjalanan mudik jarak jauh menggunakan kendaraan dinas, apalagi untuk keperluan liburan atau kepentingan keluarga, seharusnya dihindari.
“Namun yang dihindari adalah penggunaan kendaraan dinas untuk perjalanan jauh yang tidak berkaitan dengan tugas kedinasan,” tegasnya.
Isu penggunaan kendaraan dinas saat musim mudik memang hampir selalu menjadi perhatian publik. Selain menyangkut etika penggunaan fasilitas negara, hal tersebut berkaitan dengan akuntabilitas pengelolaan aset pemerintah.
Karena itu, Pemkab Kukar mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga integritas dan disiplin dalam menggunakan fasilitas negara, terutama di momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





