Wisata Kuliner Terintegrasi Wisata Bahari, DPRD Berau Minta Promosikan Wisata

BERAU – Sektor pariwisata di Kabupaten Berau dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang, khususnya melalui sinergi antara wisata kuliner dan wisata bahari.

Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna, mendorong pemerintah daerah agar memperkuat promosi kedua sektor tersebut secara masif dan terintegrasi.

Menurutnya wisata kuliner dan wisata bahari merupakan dua kekuatan utama yang dapat saling melengkapi dalam menarik minat wisatawan ke Bumi Batiwakkal. Dengan strategi promosi yang tepat, keduanya diyakini mampu menjadi daya tarik unggulan daerah.

“Potensi kita sangat besar. Wisata bahari sudah dikenal, tinggal bagaimana kita menguatkan wisata kuliner agar menjadi satu paket pengalaman bagi wisatawan,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Ratna menilai perkembangan kuliner khas Berau dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang cukup positif. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menghadirkan produk-produk kuliner dengan kualitas yang terus meningkat.

Ia menyebut kehadiran UMKM kuliner menjadi penunjang penting dalam sektor pariwisata. Wisatawan yang datang tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi dapat langsung merasakan kekayaan cita rasa lokal.

“Saya sangat mendukung UMKM di Berau. Dengan begitu, wisatawan tidak perlu jauh-jauh mencari makanan khas, karena semuanya sudah tersedia di daerah kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ratna menegaskan kuliner lokal bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari identitas daerah yang mampu meninggalkan kesan mendalam bagi wisatawan.

Menurutnya pengalaman mencicipi makanan khas dapat menjadi alasan kuat bagi wisatawan untuk kembali berkunjung ke Berau di masa mendatang.

“Kuliner ini bisa menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan budaya dan identitas daerah kita kepada pengunjung,” tambahnya.

Ratna memberikan apresiasi terhadap kreativitas pelaku UMKM di Berau, khususnya para ibu rumah tangga yang dinilai memiliki keterampilan tinggi dalam mengolah dan memasarkan produk kuliner.

Ia menilai potensi tersebut harus terus didukung melalui pembinaan yang berkelanjutan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Untuk Kabupaten Berau, ibu-ibunya sudah sangat terampil. Ini kekuatan besar yang harus kita dorong agar semakin berkembang,” tegasnya.

Upaya dalam meningkatkan daya saing produk kuliner lokal, Ratna berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan pelatihan, pendampingan, serta memperluas promosi.

Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi kualitas, baik dari segi rasa, pengolahan, hingga kemasan produk agar mampu memenuhi ekspektasi wisatawan.

“Kalau pengemasan dan pengolahan terus diperhatikan, pengunjung akan memiliki kesan kuat dan ingin kembali. Di situlah wisata dan UMKM bisa tumbuh bersama,” jelasnya. (adv)

Pewarta: Aril
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI