Gubernur Kaltim Soroti Partisipasi Seleksi Direksi Bankaltimtara, Sebut Minim Putra Daerah

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyoroti minimnya partisipasi putra daerah dalam proses seleksi jajaran direksi Bankaltimtara. Padahal proses pendaftaran telah dibuka secara terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa batasan wilayah.

Rudy mengungkapkan kesempatan yang diberikan melalui Panitia Seleksi (Pansel) seharusnya bisa dimanfaatkan oleh sumber daya manusia lokal untuk ikut bersaing mengisi posisi strategis di bank daerah.

“Kenapa putra daerah kita tidak banyak yang mendaftar? Padahal sudah dibuka secara umum. Jangan tanya ke kami kalau prosesnya sudah terbuka,” ujarnya.

Ia menegaskan tidak ada pembatasan dalam proses seleksi. Semua kandidat, baik dari dalam maupun luar daerah memiliki peluang yang sama selama memenuhi kriteria yang ditetapkan, seperti profesionalitas, akuntabilitas, dan kompetensi.

Meski demikian, Rudy mengakui terdapat beberapa putra daerah yang ikut mendaftar. Namun dalam proses seleksi yang dilakukan Pansel, tidak semuanya mampu memenuhi standar yang ditentukan.

“Ada putra daerah yang mendaftar, tetapi dalam seleksi tidak lolos. Ini ‘kan proses profesional, jadi berbasis penilaian,” jelasnya.

Di sisi lain, Rudy Mas’ud dilaporkan tengah mempercepat proses pergantian Direktur Utama (Dirut) dan sejumlah posisi direksi lainnya, meskipun masa jabatan pejabat yang saat ini menjabat belum sepenuhnya berakhir.

Langkah percepatan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pembenahan kinerja dan tata kelola perusahaan di tubuh Bankaltimtara.

Dalam perkembangan proses seleksi, dua nama kandidat mencuat ke publik yakni Romy Wijayanto dan Amri Mauraga.

Keduanya dikabarkan telah mengikuti tahapan penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) di Otoritas Jasa Keuangan.

Tahapan itu menjadi salah satu proses krusial untuk menentukan kelayakan kandidat sebelum ditetapkan secara resmi.

Tidak hanya posisi Direktur Utama, rencana pergantian mencakup dua posisi direktur lainnya serta Komisaris Utama Independen. Hal tetsebut menunjukkan evaluasi yang dilakukan tidak hanya menyasar satu posisi, tetapi menyeluruh pada struktur manajemen.

Secara mekanisme formal, usulan nama-nama calon direksi tersebut telah disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar di Balikpapan pada awal Maret 2026.

RUPS menjadi forum resmi bagi para pemegang saham untuk membahas dan menyetujui perubahan struktur manajemen, termasuk pergantian direksi dan komisaris.

Rudy berharap ke depan semakin banyak putra daerah yang mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensinya agar dapat bersaing dalam posisi strategis, khususnya di sektor perbankan daerah.

Menurutnya Bankaltimtara merupakan institusi besar yang memegang peran penting dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang benar-benar berkualitas.

“Ini bank besar, bukan bank kaleng-kaleng. Jadi yang mengelola harus orang yang benar-benar qualified,” tegasnya.

Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI