NUSANTARA – Sejauh ini, sedikitnya 2.000-an Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rinciannya, 1.100 ASN Otorita IKN, sisanya pegawai Kementerian Pekerjaan Umum, perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, hingga Kementerian Kesehatan yang mengisi Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP).
Data itu diungkap langsung Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).
“Kalau sekarang yang sudah ada di sana itu, selain Otorita sekitar 1.100, ada PU, yang balai-balai di sana. Ada Perumahan, ada Kesehatan, ada Perhubungan. Perhubungan kan kalau mau mengoperasikan bandara di IKN. Sudah ada sekitar 2.000 sekian,” jelas Basuki.
Basuki menegaskan proses pemindahan ASN ke IKN pada 2026 menjadi salah satu program prioritas Otoritas IKN dan bertahap hingga 2029 mendatang.
Target pemerintah, menurut Basuki, awal akan dipindahkan sekitar 1.700 ASN dan pada 2029 nanti akan mencapai total 4.100 ASN. Pada sektor pembangunan hunian, hingga sekarang capaiannya telah di angka 60 persen. Sejumlah tower hunian ASN sudah dihuni pegawai OIKN maupun ASN K/L lain.
Hanya hunian ASN dengan status berkeluarga yang kabarnya baru akan dibangun di 2026.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Yahya Yabo





