SAMARINDA – Program pendidikan gratis atau Gratispol yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terbukti memberi dampak signifikan terhadap peningkatan minat pelajar melanjutkan pendidikan tinggi.
Hal itu disampaikan Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama Perguruan IKIP PGRI Kalimantan Timur, Dr. Abdul Rozak Fahrudin. Ia mengungkapkan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Timur atas kebijakan tersebut yang dinilai sangat membantu mahasiswa, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.
“Program Gratispol ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa kami. Sebagian besar mahasiswa di IKIP PGRI Kalimantan Timur berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, sehingga bantuan UKT sangat meringankan,” ujar Razak.
Menurutnya dampak program tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi pembiayaan, tetapi terlihat pada peningkatan jumlah mahasiswa baru di berbagai program studi.
Ia menjelaskan sebelum adanya program Gratispol, jumlah mahasiswa di program studi pendidikan olahraga hanya sekitar 150 orang. Namun kini meningkat menjadi hampir 200 mahasiswa.
“Minat pelajar untuk melanjutkan ke jenjang kuliah jelas bertambah. Ini terlihat dari peningkatan jumlah mahasiswa di beberapa jurusan,” katanya.
Tidak hanya di bidang olahraga, lonjakan terjadi di program studi lain. Jurusan pendidikan otomotif yang menjadi salah satu unggulan kampus mengalami peningkatan hingga sekitar 30 persen dengan kelas yang kini terisi penuh.
Sementara itu, program studi pendidikan ekonomi mencatat kenaikan jumlah mahasiswa sekitar 20 hingga 30 persen. Secara keseluruhan, peningkatan di perguruan tinggi tersebut cukup signifikan di berbagai bidang.
Selain itu, pihak kampus telah membuka pendaftaran mahasiswa baru lebih awal, termasuk melalui jalur prestasi. Sistem penerimaan yang lebih fleksibel memungkinkan calon mahasiswa untuk langsung mendaftar dan diterima.
“Alhamdulillah, untuk pendidikan olahraga saja sudah terpenuhi satu kelas, meskipun hasil kelulusan siswa kelas 12 belum diumumkan. Ini menunjukkan motivasi mereka untuk kuliah semakin tinggi,” tambahnya.
Dengan tren positif itu, pihak kampus optimistis program Gratispol akan terus mendorong peningkatan akses pendidikan tinggi di Kalimantan Timur serta membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk meraih pendidikan yang lebih baik.
Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo





