Sani Mendengar, Aplikasi Gercep Dr. Sani Respons Ratusan Keluhan Warga

SAMARINDA – Gerak cepat dan tepat dengan dukungan teknologi. Begitu program anggota DPRD Samarinda dari PKS, Dr. Sani.

Memanfaatkan teknologi sekaligus lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, ia membuat program menarik tepat sasaran lewat dukungan aplikasi yakni Sani Mendengar.

Dapat diakses via Google Play, aplikasi tersebut menjadi salah satu upaya Sani lebih dekat dan bertindak langsung akan keluhan warga. Sekaligus membuka keran informasi interaktif sepanjang waktu.

“Saya ingin selalu terhubung dengan masyarakat. Termasuk di Dapil saya, Samarinda Ulu. Warga bisa mengajukan aspirasinya secara cepat, mudah dan praktis kapan saja dan di mana saja,” kata Sani.

Lewat program tersebut, warga yang tidak sempat menghadiri undangan reses, Sosper atau tatap muka langsung, bisa tetap terhubung dengannya melalui telepon seluler di mana saja dan kapan saja.

“Semua laporan di aplikasi tersebut akan kami kumpulkan, kategorikan dan 100 persen ditindak lanjuti,” sebutnya.

Bahkan untuk keluhan ringan seperti jalan rusak atau lubang di jalan, Sani tidak segan terjun langsung bertindak.

“Kadang saya sendiri turun untuk menambal jalan, kalau agak lama biasanya terkendala biaya. Karena semua biaya pribadi bukan uang negara jadi belum tentu hari itu ada dananya,” urainya.

Menurutnya biaya itu tidak perlu diganti karena sudah menjadi kewajibannya sebagai anggota dewan yang sekaligus bagian dari rakyat.

Kolaborasi ia terapkan. Ia sering mengajak komunitas seperti Borneo Driver Family, ojek online, Komunitas Pemuda Peduli Lubang Maut, dan lainnya untuk merespons keluhan kerusakan jalanan itu.

Apabila keluhan yang masuk di aplikasi itu tergolong berat dan butuh pekerjaan lebih besar, koordinasi dengan OPD terkait dilakukan.

“Semuanya kita perhitungkan sebagai usulan aspirasi warga. Termasuk skala prioritasnya. Komunikasi dengan OPD terkait langsung kita lakukan agar penindakan usulan sekala tertentu, bisa sesegera mungkin ditindak,” tambahnya.

Untuk mengakses aplikasi tersebut, cukup mudah. Langsung masuk ke Google Play cari aplikasi Sani Mendengar, scan barcode yang tertera dan siap diakses.
Pada April ini, lewat data dashboard telah masuk 145 laporan, dari laporan tersebut, 125 sudah ditindaklanjuti.

“Sisanya sekitar 20 laporan usulan, segera kami tindak,” jelas Sani.

Pewarta: Adhi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI