NUSANTARA — Rektor dan jajaran Universitas Gunadarma berkunjung ke balai kota Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (16/04/2026). Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kabar baik, kampus Gunadarma IKN berencana mulai beroperasi tahun ini.
Rektor Universitas Gunadarma, E.S. Margianti, menyampaikan universitas akan mulai menyelenggarakan kegiatan perkuliahan September 2026, sekaligus menandai kehadiran perguruan tinggi pertama yang beroperasi di kawasan Nusantara.
“Kemarin sore, saya sudah melihat langsung gedung pertama yang memiliki tujuh lantai. Begitu izin keluar dan saat ini terlihat sudah aman, kami akan segera melaksanakan perkuliahan tersebut pada semester ini dengan kuliah perdana direncanakan pada tanggal 28 September tahun ini (tahun 2026),” ujar Margianti.
Perguruan Tinggi (PT) tersebut akan menghadirkan delapan program studi prioritas yakni Teknik Sipil, Arsitektur, Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, Psikologi, Akuntansi, serta Manajemen pada tahap awal. Kehadiran program studi jenjang Sarjana (S1) itu disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan, termasuk ekosistem digital di Kawasan Nusantara.
Hingga kini pembangunan Kampus Nusantara 1 yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara telah memasuki tahap awal dengan satu tower yang telah berdiri dari rencana pengembangan tiga tower secara keseluruhan. Sementara itu, pembangunan Kampus Nusantara 2 berada di Desa Giri Mukti, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Proses pembelajaran sebenarnya telah lebih dahulu dimulai melalui tahap soft launching berbasis smart classroom.
“Sebetulnya kami sudah memulai kuliah perdana dalam bentuk soft launching melalui smart classroom. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September tahun lalu dalam bentuk pembelajaran jarak jauh yang terhubung ke lima lokasi, termasuk hingga ke Prancis,” terangnya.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, sangat mendukung langkah Universitas Gunadarma dalam mengambil peran awal sebagai penguatan ekosistem pendidikan di calon ibu kota baru.
“Kami siap mendukung untuk Universitas Gunadarma dalam memberikan pengajaran kepada generasi muda, khususnya masyarakat Nusantara. Ini serius,” jelas Basuki.
Dengan dukungan fasilitas dan kapasitas awal, Kampus Gunadarma IKN diperkirakan dapat menampung sekitar 1.500 mahasiswa. Selain itu, Universitas Gunadarma menyediakan dan menerima berbagai skema beasiswa, baik melalui kebijakan internal kampus maupun sumber eksternal, salah satunya seperti program Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Untuk ke depan, kehadiran Universitas Gunadarma di Ibu Kota Nusantara menjadi bagian dari pengembangan layanan pendidikan perguruan tinggi di kawasan calon ibu kota baru dan diharapkan mampu menjawab kebutuhan talenta di berbagai sektor pembangunan.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Yahya Yabo





