SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan dukungannya terhadap hak konstitusional warga dalam menyampaikan aspirasi. Namun ia mengingatkan agar setiap aksi dilakukan dalam koridor hukum demi menjaga kondusivitas Kota Tepian.
Hal tersebut disampaikan Andi Harun usai melakukan pertemuan bersama Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, di Mapolresta Samarinda. Ia menyebut koordinasi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika penyampaian pendapat di muka umum.
Andi Harun menyatakan pemerintah dan aparat keamanan sepakat demonstrasi atau penyampaian aspirasi adalah hak yang dijamin oleh undang-undang.
“Seperti yang disampaikan Pak Kapolda, penyampaian aspirasi itu adalah hak yang dijamin undang-undang. Kita berkumpul tadi agar pelaksanaan aspirasi ini berjalan sesuai dengan koridornya,” ujar Andi Harun kepada awak media.
Salah satu poin krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Wali Kota menekankan pentingnya menjaga kesucian aksi dari potensi penyusupan yang dapat memicu kericuhan.
“Kita mengantisipasi jangan sampai ada penyusupan. Kita harapkan aksi berlangsung tertib, aman, dan kondusif tanpa ada tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas umum,” tegasnya.
Selain pengamanan di lapangan, Andi Harun menyoroti peran penting media sosial. Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.
Masyarakat diminta melakukan konfirmasi sebelum menyebarkan berita, jangan sampai unggahan di media sosial menjadi pemicu tindakan provokasi, menghadapi isu yang beredar dengan kepala dingin agar tidak mengganggu keamanan dan ketenteraman masyarakat.
Andi Harun memastikan pihak aparat keamanan akan memfasilitasi jalannya kegiatan agar seluruh rangkaian aksi berjalan lancar. Ia berharap semua elemen masyarakat bersinergi dalam menjaga martabat kota.
“Yang pasti, kita harapkan semua elemen masyarakat ikut menjaga Samarinda agar tetap kondusif, aman, dan damai, sambil kita tetap menghormati aspirasi yang dilaksanakan secara damai pula,” ungkapnya.
Pewarta: Dimas
Editor: Yahya Yabo





