PASER – Dikarenakan belum ada kejelasan terkait nomor tanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada 14 November mendatang di Kabupaten Paser. Para Atlet Wushu Paser sementara melakukan Training Center (TC) secara mandiri.
Sebelumnya Wushu Paser telah mempersiapkan 23 atlet terbaiknya yang terbagi dalam 11 kelas sanda (tarung) dan 12 kelas taolu (seni) untuk mengikuti Porprov mendatang. Namun karena adanya pemangkasan nomor tanding pada pelaksanaan Porprov mendatang, 4 nomor di kelas seni dihilangkan.
Sembari menunggu arahan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terkait kepastian nomor tanding, Sekretaris Umum (Sekum) Pengurus Cabang (Pengcab) Wushu Paser, Hadijah, mengatakan pihaknya memberikan kebijakan dengan mengarahkan para atlet untuk melaksanakan TC mandiri dalam rangka persiapan.
“Sementara masih TC mandiri untuk persiapan. Atlet juga masih terpencar-pencar karena belum ada pemusatan latihan, sebagian ada yang di Balikpapan karena pekerjaan mereka di sana,” kata Hadijah, Rabu (22/4/2026).
Dikarenakan masih ada atlet yang berada di luar daerah, untuk sementara Hadijah hanya melatih atlet yang ada di Paser, sambil menunggu arahan terkait pelaksanaan pemusatan latihan. Meski demikian, ia memastikan hal itu tidak akan mempengaruhi intensitas latihan para atlet.
“Kami sudah dari jauh-jauh hari latihan, karena kami juga ada persiapan buat event-event yang lainnya, bukan cuma Porprov. Nanti ada event Sirnas, cuma belum ada kepastian waktunya,” ujarnya.
Hadijah menerangkan program TC mandiri yang dilakukan saat ini lebih menitik beratkan pada penguatan fisik yang prima dan penguasaan teknik yang presisi.
“Fokus latihan sementara ini penguatan fisik, sebagian besar atletnya sudah jadi. Tekniknya sama juga, minimal latihan seminggu tiga kali,” jelasnya.
Pewarta: Nash
Editor: Yahya Yabo





