KORMI PPU Fokus Pembinaan Olahraga Masyarakat, Siapkan Seleksi Menuju Fornas 2027

PPU — Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan arah pembinaan yang berfokus pada peningkatan partisipasi olahraga masyarakat, bukan semata mengejar prestasi kompetitif.

Ketua Umum KORMI PPU, Sariman, usai dilantik oleh pengurus provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menyampaikan KORMI menaungi berbagai induk organisasi olahraga masyarakat, khususnya yang bersifat tradisional dan rekreatif.

“KORMI ini bukan berfokus pada prestasi, tetapi pada kegembiraan, kesehatan, dan kebahagiaan masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, KORMI PPU telah memiliki sekitar 25 induk organisasi olahraga yang berada di bawah naungannya. Jumlah tersebut berpotensi terus bertambah, mengingat secara nasional terdapat hampir 80 induk organisasi yang tergabung dalam KORMI.

Menurut Sariman, cakupan pembinaan KORMI sangat luas, mulai dari anak-anak hingga Lanjut Usia (Lansia). Hal itu menjadi bagian dari upaya mendorong budaya hidup sehat melalui olahraga yang inklusif dan mudah diakses semua kalangan.

Salah satu organisasi yang disoroti adalah Persatuan Tulang Sehat Indonesia yang dinilai cocok untuk kalangan Lansia dalam menjaga kebugaran.

“Kami ingin masyarakat, termasuk Lansia, tetap aktif berolahraga. Karena itu pembinaan dilakukan secara menyeluruh,” jelasnya.

Meski tidak berorientasi utama pada prestasi, KORMI PPU tetap menyiapkan langkah strategis menghadapi ajang Fornas KORMI yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 di Palu. Sebagai persiapan, seleksi atlet akan mulai digelar pada Agustus mendatang.

Sejumlah cabang olahraga di bawah naungan KORMI PPU telah menunjukkan capaian positif, di antaranya Asosiasi Kungfu Tradisional Indonesia, panahan, serta olahraga sumpit yang pernah meraih prestasi.

Namun demikian, Ia menegaskan pembinaan tetap menjadi kunci utama agar olahraga masyarakat dapat terus berkembang dan diminati.

Dengan pendekatan yang menekankan kebugaran, kebahagiaan, dan inklusivitas, KORMI PPU diharapkan mampu menjadi motor penggerak budaya olahraga di tengah masyarakat, sekaligus menciptakan generasi yang lebih sehat dan aktif.

“Kami ingin masyarakat semakin cinta olahraga. Pembinaan harus terus dilakukan agar partisipasi meningkat,” sebutnya.

Pewarta: Deddy Pz
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI