Janji politik kembali diuji. Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan bahwa tuntutan mereka tidak bergeser sejak aksi 21 April 2026. Namun, hingga kini respons resmi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim dinilai masih nihil, mengingat belum ada komunikasi maupun balasan surat resmi yang diterima oleh pihak aliansi.
Jenderal Lapangan Aliansi Rakyat Kaltim, Fathur Rahman, menyebut aksi lanjutan digelar di tiga titik strategis: di bawah Jembatan Mahakam, lampu merah Lembuswana, dan depan Hotel Mesra. Langkah turun ke jalan ini merupakan bentuk konsistensi mengawal janji DPRD Kaltim untuk menjalankan hak angket, sekaligus penanda bahwa tekanan publik terkait penyelesaian persoalan daerah yang kian serius belum mereda.
Pembaca Setia Radar Media!
Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Media?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:
👉 https://koran.radarmedia.id
📱 https://digital.radarmedia.id/rm30apr2026/mobile/
Radar Media – Aktual, Cepat, dan Terpercaya.





