Perbaikan Pasar Segiri, Target Eksekusi 2027 Menunggu Pemulihan Fiskal

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan meskipun dokumen perencanaan revitalisasi Pasar Segiri telah rampung 100 persen, pihaknya memilih untuk bersikap realistis dengan menunda eksekusi fisik hingga 2027 akibat dinamika anggaran nasional.

Hal itu demi menjaga stabilitas postur APBD Kota Samarinda yang saat ini tengah melakukan penyesuaian terhadap kebijakan fiskal pusat. Meski demikian, Andi Harun memastikan cetak biru pembangunan sudah sangat matang dan siap dijalankan kapan saja.

Berbeda dengan proyek pembangunan pada umumnya, revitalisasi Pasar Segiri diklaim telah melalui kajian yang mendalam, tidak hanya dari sisi arsitektur tetapi aspek kemanusiaan.

Andi Harun menegaskan pihaknya telah merampungkan pemetaan ruang dan pendekatan kepada para stakeholder pasar.

“Perencanaannya sudah siap, pemetaan ruangnya juga sudah siap, bahkan pendekatan sosiologisnya dalam hal ini kepada pedagang dan penyewa, termasuk lingkungan pasar secara keseluruhan juga sudah dan sedang berlangsung dan terus akan dimatangkan,” jelas Andi Harun saat ditemui awak media, Senin (4/5/2026).

Pendekatan sosiologis itu penting agar proses transisi dari pasar lama ke bangunan baru nantinya tidak menimbulkan gejolak sosial di kalangan pedagang.

Selain itu, penyebab utama penundaan adalah adanya kebijakan efisiensi di tingkat pusat yang berdampak pada Transfer ke Daerah (TKD). Andi Harun memilih untuk tidak memaksakan proyek skala besar di tengah menyusutnya penerimaan daerah.

“Hanya saja kendalanya kita, teman-teman tahu bahwa kita mengalami efisiensi APBN dan TKD berkurang. Itu yang menyebabkan kita untuk sementara kita tunda,” tuturnya.

Andi Harun memberikan angin segar bagi para pedagang dan warga Samarinda terkait proyek tersebut tetap menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunannya.

Ia memprediksi kekuatan APBD Samarinda akan kembali pulih dan cukup kuat untuk mendanai revitalisasi fisik pada 2027 mendatang.

“Mudah-mudahan 2027 ada harapan APBD kita bisa kembali. Walaupun mungkin tidak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, tapi setidaknya tiga perempatlah dari kekuatan APBD kita pada tahun-tahun sebelumnya sudah kembali,” harapnya.

Selanjutnya dengan matangnya seluruh dokumen perencanaan, Pemkot Samarinda hanya tinggal menunggu momentum finansial yang tepat. Begitu anggaran tersedia, proyek akan langsung masuk ke tahap konstruksi tanpa perlu melakukan kajian ulang yang memakan waktu lama.

“Maka perencanaan yang sudah siap itu bisa kita lanjutkan pada tahap eksekusi, atau membangun kembali, atau melakukan rehabilitasi di Pasar Segiri ini,” kata Andi Harun.

Pewarta: Abdi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI