Wali Kota Samarinda sekaligus kader senior Partai Gerindra, Andi Harun, turut angkat bicara menyikapi polemik pernyataan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud. Ia secara terbuka menyarankan agar gubernur menyampaikan permintaan maaf secara spesifik dan personal kepada Presiden Prabowo Subianto dan Hashim Djojohadikusumo guna meredam gejolak yang terus meluas di akar rumput partai, baik di tingkat daerah maupun pusat.
Persoalan ini bermula saat Rudy membandingkan pengangkatan saudaranya di posisi tim ahli gubernur dengan penunjukan Hashim sebagai utusan kepresidenan. Meski mengapresiasi langkah klarifikasi awal yang sudah dilakukan gubernur, Andi Harun menilai diksi permintaan maaf sebelumnya terlalu umum. Menurutnya, langkah ksatria melalui permohonan maaf langsung akan menunjukkan kedewasaan politik sekaligus membuktikan ketulusan dalam menyelesaikan kegaduhan di ruang publik.
Pembaca Setia Radar Media!
Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Media?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:
👉 https://koran.radarmedia.id
📱 https://digital.radarmedia.id/rm04mei2026/mobile/
Radar Media – Aktual, Cepat, dan Terpercaya.





