Pemkot Bontang Tunggu DED Pusat untuk Lanjutkan Proyek Sekolah Rakyat

BONTANG – Persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Bontang Lestari terus berjalan. Pemerintah Kota Bontang kini tinggal menunggu dokumen teknis dari pemerintah pusat setelah proses pembukaan lahan dinyatakan selesai.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan lahan yang disiapkan saat ini telah masuk tahap land clearing sebagai bagian dari persyaratan awal pembangunan.

Penyediaan lahan yang siap bangun menjadi tanggung jawab pemerintah daerah sebelum proyek dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya oleh pemerintah pusat.

Meski progres awal telah rampung, Pemkot Bontang masih menunggu Detail Engineering Design (DED) dari pemerintah pusat. Dokumen tersebut diperlukan sebagai dasar penyusunan sejumlah administrasi pendukung, seperti UKL-UPL dan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).

Neni menjelaskan karena pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat, maka desain teknis pembangunan juga disiapkan langsung oleh pusat.

Akibatnya pemerintah daerah belum dapat memproses seluruh dokumen lanjutan sebelum DED diterima.

“DED masih dari pusat, jadi kami menunggu itu dulu agar dokumen pendukung lainnya bisa segera diproses,” ujarnya.

Untuk diketahui sekolah tersebut dibangun di atas lahan seluas delapan hektare. Adapun posisi bangunannya nanti berada di seberang gudang Bulog. Seluruh akses jalanan juga sudah rampung.

Sekolah rakyat tersebut dibangun untuk masyarakat ataupun keluarga kurang mampu, sekolah itu nantinya akan bersifat boarding school, di mana anak-anak akan tinggal di asrama yang telah disediakan.

Pewarta: Syakurah
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI