SAMARINDA – Antusiasme tinggi terlihat di Go Mall Kota Samarinda, Sabtu (23/5/2026) siang. Sutradara kenamaan Anggy Umbara bersama artis Fairuz A Rafiq hadir menyapa langsung para penggemar dalam rangka promosi film terbaru mereka yakni Keluarga Suami Adalah Hama.
Kehadiran keduanya di tengah para penonton Samarinda itu menjadi momen yang ditunggu-tunggu, mengingat film produksi Umbara Brothers Film dan VMS Studio tersebut tengah menjadi perbincangan hangat karena mengangkat isu krusial fenomena sandwich generation dan konflik rumah tangga akibat campur tangan keluarga besar.
Film tersebut menyoroti kehidupan Intan (Raihaanun) yang harus berjuang beradaptasi setelah menikah dengan Damar (Omar Daniel). Sebagai anak sulung yang menjadi tulang punggung keluarga, Damar dituntut membiayai ibu (Meriam Bellina) dan dua adiknya, Bella (Sitha Marino) serta Danan (Jeremie Moeremans). Konflik pecah saat Intan terjepit di antara tuntutan rumah tangga dan dominasi keluarga besar suaminya.
Anggy Umbara mengungkapkan kisah tersebut memang dirancang untuk merefleksikan keresahan masyarakat Indonesia.
“Ini ‘relate’ banget. Banyak milenial yang harus menopang kehidupan keluarga besar sambil tetap berjuang menghidupi keluarga kecil mereka. Pesan utamanya sederhana: setiap anggota keluarga harus punya fungsi dan batas masing-masing agar keharmonisan terjaga,” ujar Anggy di sela-sela acara di Go Mall.
Lebih lanjut, Anggy menanggapi antusiasme penonton dengan optimistis. Ia bahkan membuka peluang untuk menggarap sekuel apabila film tersebut berhasil menembus angka satu juta penonton.
Senada dengan sang sutradara, Fairuz A Rafiq, memerankan karakter Sisi, sahabat dekat Intan mengaku terhanyut oleh skenario film tersebut sejak pertama kali membacanya. Menurutnya keberanian Anggy mengangkat isu mertua dan ipar yang jarang dibahas secara terbuka menjadi nilai jual utama.
“Baru baca skenario saja emosinya sudah campur aduk. Film ini tidak memihak siapa pun. Kita bisa belajar memahami posisi istri, suami, bahkan belajar bagaimana menjadi mertua dan ipar yang ideal,” ungkap Fairuz di hadapan para penonton Samarinda.
Kehadiran bintang film tersebut memancing reaksi emosional dari para penonton. Salah satu pengunjung Go Mall yang baru saja menyaksikan penayangan film tersebut mengaku terbawa perasaan hingga merasa geram dengan karakter ibu mertua di dalam film tersebut.
“Nonton film ini bikin suasana hati campur aduk, apalagi melihat kelakuan mertuanya. Saya merasa mertua seharusnya tidak boleh bersikap seperti itu kepada menantu. Film ini benar-benar menyentuh sisi emosional yang nyata,” kata penonton tersebut dengan penuh semangat.
Dengan mengangkat isu yang dekat dengan keseharian banyak orang, Keluarga Suami Adalah Hama diprediksi akan terus menarik perhatian penonton di berbagai kota, termasuk Samarinda selama masa penayangannya di bioskop.
Pewarta: Dimas
Editor: Yahya Yabo





