BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Menurut Rahmad Mas’ud, pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi masa depan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi menjunjung tinggi nilai integritas, etika, dan tanggung jawab sosial. Karena itu, proses penerimaan peserta didik baru harus dilaksanakan dengan prinsip keadilan sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh akses pendidikan yang berkualitas.
“Generasi unggul adalah generasi muda yang berkualitas dan berintegritas. Untuk mewujudkannya, proses penerimaan murid baru harus berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta tanpa diskriminasi,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi dari kualitas sumber daya manusia yang dipersiapkan sejak usia sekolah. Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus berupaya memperkuat sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan Kota Balikpapan.
Rahmad mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tenaga pendidik, hingga pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan sesuai aturan dan prinsip tata kelola yang baik.
“Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan yang sedang dibangun,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan setiap anak merupakan aset bangsa yang memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi bagi masa depan Indonesia. Karena itu, kesempatan memperoleh pendidikan yang layak harus terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.
“Pendidikan adalah jalan terbaik untuk mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman. Melalui proses yang adil dan transparan, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan karakter,” tambah Rahmad.
Rahmad berharap seluruh tahapan SPMB dapat berlangsung lancar dan membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan di Balikpapan. Ia mengajak masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai kejujuran, kerja keras, dan kepedulian sosial sebagai bekal membangun masa depan bangsa.
“Semoga ikhtiar bersama dalam menciptakan generasi berkualitas mendapat rida Allah SWT dan menjadi langkah nyata menuju Indonesia yang lebih maju, berdaya saing, dan berkeadaban,” jelasnya.
Pewarta: Aprianto
Editor: Yahya Yabo





