BONTANG – Untuk merumuskan dan membahas regulasi secara konsisten dan pembahasan rapat bersama lanjutan, Anggota DPRD Bontang, M. Sahib, meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menugaskan perwakilan yang sama pada setia rapat.
Sahib mengatakan pergantian perwakilan peserta rapat dari pihak OPD dapat menghambat jalannya pembahasan karena materi yang sebelumnya telah didiskusikan harus dijelaskan kembali kepada peserta yang baru hadir. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membuat proses pembahasan menjadi tidak efektif dan memunculkan penundaan pada sejumlah poin penting.
“Saya meminta kepada seluruh OPD, bahwa setiap pembahasan yang akan datang, orang yang dikirim betul-betul orang yang sudah ditentukan dan tidak berubah-ubah,” ucapnya, Selasa (9/6/2026).
Sahib menilai apabila orang yang diutus tidak sama dengan yang pertama hadir, maka nantinya saat pembahasan berlangsung terkadang melupakan apa yang mau disampaikan sehingga ada beberapa penyampaian atau pesan yang akan tertunda.
Ia menilai konsistensi kehadiran personel yang ditunjuk akan membantu menjaga kesinambungan pembahasan, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta memastikan setiap masukan dan hasil rapat terdokumentasi dengan baik.
Sahib berharap OPD dapat menempatkan aparatur yang memahami substansi materi dan memiliki kewenangan untuk memberikan penjelasan selama proses pembahasan berlangsung. Dengan begitu, koordinasi antara pemerintah daerah dan DPRD dapat berjalan lebih efektif.
“Hal seperti ini penting untuk menghindari terjadinya perbedaan pemahaman terhadap materi yang sedang dibahas, terutama dalam agenda penyusunan maupun revisi peraturan daerah yang membutuhkan, ketelitian dan sinkronisasi antar instansi,” jelasnya.
Ia menegaskan keberlanjutan informasi dalam setiap rapat menjadi kunci, agar pembahasan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa harus mengulang pembahasan yang telah dilakukan pada pertemuan sebelumnya. (rm/adv)
Editor: Yahya Yabo





