KUTAI BARAT – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, memastikan pembangunan akses jalan menuju empat kampung terpencil di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat akan dimulai pada bulan depan. Jalan sepanjang sekitar 46 kilometer itu ditargetkan selesai sebelum akhir 2026 sebagai upaya membuka keterisolasian wilayah.
Kepastian tersebut disampaikan Rudy Mas’ud saat meninjau langsung Kampung Lemper, Deraya, Tanjung Soke, dan Gerunggung, Minggu (5/7/2026).
Dalam dialog bersama masyarakat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Deraya, Rudy menjelaskan pemerintah telah memutuskan untuk mempercepat pembangunan ruas jalan yang selama ini menjadi keluhan utama warga.
Saat ini, ruas dari Simpang Tiga Bongan menuju Gerunggung sepanjang sekitar 46 kilometer baru sebagian menggunakan rigid beton. Sementara ruas mulai Kilometer (KM) 38 hingga Gerunggung masih berupa jalan tanah yang berlubang sehingga sulit dilalui saat hujan.
“Kami datang ke sini untuk memastikan, sebelum akhir tahun ini kondisi jalan sudah selesai dibangun. Pembangunan jalan akan kita mulai bulan depan,” kata Rudy.
Ia mengatakan pembangunan akses jalan merupakan prioritas agar masyarakat di wilayah terpencil dapat menikmati pelayanan dasar, distribusi barang, pendidikan, hingga layanan kesehatan dengan lebih mudah.
Rudy meminta masyarakat ikut menjaga jalan setelah selesai dibangun. Menurutnya kendaraan bermuatan berlebih menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan di pedalaman.
“Pastikan tidak ada ODOL. Maksimum lima ton yang boleh lewat. TNI, Polri dan masyarakat tolong dijaga,” tegasnya.
Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo





