Minim Perhatian, Liberika Kaltim Siap Curi Perhatian Nasional

SAMARINDA – Nama kopi Liberika Kalimantan Timur (Kaltim) perlahan mulai diperkenalkan ke panggung nasional. Di balik upaya itu, ada kerja senyap para petani yang memilih bergerak sendiri, bahkan harus patungan demi membawa kopi khas Benua Etam ke ajang Indonesia Brewers Regional Championship (IBRC) yang akan digelar pada 9–12 Juli 2026 di Jakarta mendatang, melalui perwakilannya Utari Citra Ihsani yang dilatih Aan Seman. Petani kopi asal Samarinda, Slamet Prayogo, mengatakan langkah tersebut diambil untuk membuktikan bahwa Kaltim memiliki biji kopi Liberika berkualitas yang layak diperhitungkan di pasar nasional.

Pengembangan kopi Liberika Kaltim sendiri telah dimulai secara masif sejak 2021 dengan total kebun mencapai hampir 100 hektare yang tersebar di Prangat, Muara Badak, Teluk Pandan, Berau, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Kota Bangun, hingga Sepaku. Slamet menjelaskan jenis kopi ini memiliki daya adaptasi tinggi di berbagai kondisi lahan, termasuk tanah urug, bekas tambang, maupun di bawah naungan tanaman sawit. Meski hingga kini masih minim dukungan nyata dari pemerintah daerah, para petani optimistis Liberika Kaltim mampu menembus pasar kopi premium hingga specialty berkat proses pascapanen natural dengan teknik penjemuran khusus yang menghasilkan karakter rasa terbaik.

Pembaca Setia Radar Media!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Media?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 https://koran.radarmedia.id
📱 https://digital.radarmedia.id/rm04jul2026/mobile/

Radar Media – Aktual, Cepat, dan Terpercaya.

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI