SANGATTA – Angin segar berembus bagi para pencari kerja di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). PT Ithaca Resources diproyeksikan bakal membuka lowongan pekerjaan dalam skala besar seiring dengan ekspansi aktivitas perusahaan yang diperkirakan akan menyerap hingga ribuan tenaga kerja.
Meski peluang besar terbuka lebar, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kutim memberikan catatan penting. Pihak dinas meminta masyarakat agar tidak melewatkan kesempatan emas ini hanya karena persoalan geografis atau lokasi penempatan kerja.
Kepala Disnakertrans Kutim, Sulisman, mengungkapkan hingga saat ini pihaknya masih menunggu rilis data resmi mengenai detail kuota kebutuhan dari manajemen perusahaan. Kendati demikian, koordinasi awal mengisyaratkan angka penyerapan yang sangat signifikan.
“Kalau nanti ada penambahan karyawan, kisarannya ribuan. Angka pastinya saya belum tahu,” ujar Sulisman saat diwawancara awak media, Senin (6/7/2026).
Pemerintah Kutim bergerak cepat untuk memastikan hak-hak masyarakat daerah terpenuhi. Disnakertrans menegaskan telah memanggil pihak manajemen PT Ithaca Resources guna mengawal implementasi Peraturan Bupati (Perbup) terkait proporsi ketenagakerjaan.
Sulisman menjelaskan meski saat ini PT Ithaca Resources masih dalam fase pembangunan infrastruktur, aktivitas operasionalnya di lapangan sudah mulai berjalan. Oleh sebab itu, pengawasan terhadap pola rekrutmen dilakukan sejak dini.
“Kami sudah beberapa kali memanggil mereka terkait pemberlakuan Perbup. Insya Allah mereka tetap mengutamakan sesuai Perbup kita, yaitu 80 persen tenaga kerja lokal dan 20 persen dari luar daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sulisman merincikan bahwa asas prioritas utamanya menyasar masyarakat yang berada di ring satu atau wilayah operasional terdekat perusahaan. Wilayah-wilayah seperti Kecamatan Busang, Telen, dan Long Mesangat akan menjadi klaster utama penyerapan tenaga kerja.
“Kalau ada pekerjaan di Busang, orang lokal yang diutamakan. Begitu juga di Telen maupun Long Mesangat. Yang jelas masyarakat lokal Kutim tetap menjadi prioritas,” imbuhnya.
Pada sisi lain, Disnakertrans menyoroti kendala klasik yang kerap datang dari internal pencari kerja lokal. Tidak sedikit dari mereka yang urung mengambil kesempatan kerja lantaran enggan ditempatkan di area pedalaman atau jauh dari pusat perkotaan.
Sulisman mengingatkan karakteristik industri pertambangan tidak dapat dipisahkan dari wilayah pelosok maupun kawasan hutan. Komitmen dan kesiapan mental dinilai menjadi kunci utama serapan tenaga kerja dapat optimal.
“Kadang justru pencari kerjanya yang memilih-milih. Tidak mau ditempatkan di Busang, misalnya. Padahal selama masih ada kesempatan kerja, sebaiknya diterima dulu sambil mencari pekerjaan yang lebih baik atau lebih dekat dengan tempat tinggal,” jelasnya.
Pemerintah berharap sinergi antara komitmen 80 persen tenaga kerja lokal oleh PT Ithaca Resources dan kesiapan masyarakat Kutim ini dapat menekan angka pengangguran secara signifikan di wilayah Kutai Timur.
Pewarta: Ramlah
Editor: Yahya Yabo





