BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan resmi memulai pendistribusian seragam sekolah gratis bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, SMP hingga pendidikan kesetaraan pada tahun ajaran 2026/2027. Peluncuran program tersebut dilakukan secara simbolis Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, di SD Negeri 009 Balikpapan Utara, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, jajaran pemerintah daerah, kepala sekolah, serta para guru.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengatakan pembagian seragam sekolah gratis merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak untuk memperoleh pendidikan tanpa terkendala biaya perlengkapan sekolah.
“Pembagian seragam sekolah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam menyukseskan program wajib belajar 13 tahun. Kami ingin membangun fondasi karakter, kemandirian, serta kesiapan anak sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” ujarnya.
Menurut Rahmad Mas’ud, program tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus meningkatkan motivasi dan semangat belajar peserta didik saat memasuki tahun ajaran baru.
Rahmad menjelaskan Pemkot Balikpapan terus berupaya memperluas akses pendidikan melalui berbagai program strategis. Langkah tersebut antara lain penambahan ruang kelas baru, optimalisasi rombongan belajar, pemberian stimulus kepada sekolah swasta, hingga pembangunan SMP Negeri 29 di kawasan Grand City untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan daya tampung siswa.
Selain itu, pemerintah kota berkomitmen menjaga pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar berlangsung secara transparan dan berintegritas.
“Seluruh proses penerimaan peserta didik dilaksanakan secara akuntabel, adil, dan bebas dari praktik gratifikasi maupun titipan siswa,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menambahkan pada tahun ajaran 2026/2027 ini pemerintah mendistribusikan lebih dari 150 ribu stel (pasang) seragam sekolah gratis. Seluruh proses distribusi ditargetkan rampung pada Sabtu mendatang.
“Ada 150 ribu lebih stel seragam sekolah gratis bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, SMP hingga pendidikan kesetaraan pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kota Balikpapan yang kembali direalisasikan untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan,” tambahnya.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Irfan menegaskan proses produksi seragam melibatkan penyedia dari luar Balikpapan. Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kapasitas produksi, ketepatan waktu penyelesaian, serta standar kualitas agar seluruh kebutuhan seragam dapat dipenuhi sesuai target.
Menurutnya program seragam sekolah gratis bukan sekadar bantuan perlengkapan belajar, tetapi menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pendidikan yang inklusif dan merata.
“Program seragam gratis ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, sekaligus memastikan setiap anak dapat memulai tahun ajaran baru dengan semangat, rasa percaya diri, dan kesempatan belajar yang setara,” jelas Irfan.
Pewarta: Aprianto
Editor: Yahya Yabo





