Disdikbud Kaltim Tegaskan Penyaluran Seragam Gratis, Proses Pendataan ke Siswa

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur secara tegas membantah anggapan bahwa distribusi program seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang SMA, SMK, dan SLB mengalami keterlambatan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, menjelaskan bahwa proses yang saat ini sedang berjalan merupakan bagian krusial dari tahapan validasi data. Langkah kehati-hatian ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus mencegah terjadinya pemborosan anggaran akibat potensi kelebihan atau kekurangan jumlah seragam di masing-masing sekolah.

Salah satu kendala utama yang dihadapi di lapangan adalah ketidaksesuaian data ukuran pakaian yang diinput oleh pihak sekolah, sehingga membutuhkan konfirmasi ulang sebelum masuk ke tahap produksi. Guna mengatasi persoalan tersebut, Disdikbud Kaltim menerapkan mekanisme pengiriman data secara bertahap kepada pihak penyedia, di mana sekolah yang telah merampungkan validasi akan langsung diproses tanpa menunggu sekolah lain. Selain itu, pemerintah juga menetapkan dua tahap cut-off pendataan pada 17 dan 27 Juli 2026 guna mempercepat keseluruhan tahapan produksi dan kelancaran distribusi seragam gratis.

Pembaca Setia Radar Media!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Media?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 https://koran.radarmedia.id
📱 https://digital.radarmedia.id/rm18jul2026/mobile/

Radar Media – Aktual, Cepat, dan Terpercaya.

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI