SNT IKN Mulai Buka Pendaftaran, Kepsek Diseleksi Kemendikdasmen

NUSANTARA – Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai membuka pendaftaran calon murid hingga 27 Juli 2026. Berada di jantung Kota Nusantara, sekolah tersebut bersifat inklusif, bukan untuk anak-anak pegawai di instansi IKN semata. Kepala Sekolah SNT diseleksi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menjelaskan SNT hadir guna memberikan kualitas pendidikan yang lebih baik untuk anak didik di wilayah Nusantara.

“Sekolah ini Proyek Strategis Nasional (PSN) ya, tahun ini ada 17 sekolah di Indonesia, termasuk di IKN yang segera beroperasi. Ini bulan sekolahnya pegawai IKN ya, tapi ini sekolah inklusif untuk anak-anak atau peserta didik di sekitar IKN juga,” ungkap Alimuddin di Kemenko 4, KIPP IKN, Kamis (23/7/2026).

Saat ini Kepala Sekolah SNT telah selesai seleksi dan tinggal pengumuman. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) saat ini dikabarkan tengah merumuskan rekrutmen guru, termasuk tenaga pendidikan.

“Jadi ada guru, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan, semua akan dipersiapkan. Termasuk komponen-komponen yang dibutuhkan untuk SNT termasuk cleaning service maupun petugas kebersihan,” jelasnya.

SNT di IKN berdesain unik, letak gedungnya berdekatan dengan warna aksen senada putih. Terletak di area strategis 1A. SNT merupakan program pendidikan unggulan non asrama yang menjadi prioritas pemerintah saat ini. Jenjangnya mencakup PAUD, SD, SMP, dan SMA. Selain di IKN, pemerintah melalui Kemendikdasmen menyiapkan SNT di berbagai daerah dengan kurikulum internasional.

Otorita IKN sebelumnya mengelar sosialisasi bersama sejumlah insan pendidikan di Sepaku maupun Penajam Paser Utara, termasuk dengan para pegawai lintas instansi di KIPP IKN. Sosialisasi di dalamnya antara lain menyangkut tes skolastik bagi calon siswa kelas VII (SMP) dan X (SMA).

Pada Juli 2026, SNT IKN sedang membuka pendaftaran bagi calon peserta didik jenjang SMP dan SMA. Sementara jenjang SD, dilakukan menyesuaikan kebutuhan. Tes skolastik bagi calon peserta didik akan digelar awal Agustus.

“Jadi tetap ada tes ya, untuk mengetahui kemampuan maupun kekurangan siswa,” jelasnya.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, nantinya SNT akan menggunakan seragam sekolah dengan pola khusus yang saat ini tengah penyiapan rancangan desain oleh sebuah perguruan tinggi seni. Kurikulumnya menggunakan kurikulum nasional plus. Bahkan disiapkan laptop, serta direncanakan ada jemputan siswa dengan sistem tunggu di titik-titik tertentu.

SNT akan menggunakan sistem komunikasi bahasa Inggris. Lantaran merupakan PSN, SNT ini akan berbeda treatmentnya dengan sekolah-sekolah yang lain. Sistem pendanaan SNT pada dasarnya merupakan program prioritas nasional namun akan tetap diselenggarakan melalui sinergi antara pemerintah pusat dalam hal ini Kemendikdasmen dan pemerintah daerah. SNT ditaksir menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang besarannya lebih tinggi dibanding sekolah biasa. Diproyeksi mencapai jutaan.

Sekadar diketahui, program SNT merupakan amanat Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi. Pemerintah menargetkan pembangunan 500 layanan SNT secara bertahap hingga tahun 2029.

Pada 2026, pemerintah menyiapkan pembangunan SNT di 37 lokasi. Sebanyak 17 lokasi ditargetkan mulai memberikan layanan pada Tahun Ajaran 2026/2027, sedangkan 20 lokasi lainnya akan memasuki tahap pembangunan pada tahun ini dan mulai menerima murid baru pada 2027.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI