Situs Budaya di Berau Wajib Lebih Diperhatikan Kondisinya

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi P Mangunsong meminta pemerintah daerah memperhatikan situs budaya sebagai aset budaya yang dapat menarik wisatawan berkunjung.

Situs budaya merupakan sebuah peninggalan masa lalu yang memiliki nilai historis dan menjadi bagian kekayaan aset daerah. Sehingga hal itu perlu terus dilestarikan agar tidak rusak atau hilang akibat lapuk dimakan usia.

Rudi menyebut Pemkab Berau harus hadir dalam menjaga situs budaya termasuk di dalamnya melakukan perawatan.

“Perhatian dapat berbentuk pembugaran hingga perawatan. Meski tidak besar, setidaknya ada upaya menjaga yang dijalankan pemerintah,” katanya.

Ia mengakui, setiap tahun ada usulan perawatan situs budaya dalam pembahasan program dan anggaran.

Namun karena pemerintah tengah fokus pada penguatan pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan, terkadang penanganan menjadi sedikit terpinggirkan.

“Kita memahami kemampuan anggaran daerah yang masih terbatas. Tetapi pelestarian secara fisik dinilai perlu tetap dilaksanakan, supaya pelestarian dari sisi kultur budaya tetap hidup dan tidak tergerus modernisasi,” ucapnya.

Meskipun masih banyak kebutuhan dan prioritas pembangunan di bidang sosial lainnya, ia tetap berharap pemerintah melalui instansi teknis terkait dapat memperhatikan hal itu, kemudian meluangkan sedikit anggaran untuk mendukung realisasi program tersebut.

“Program tersebut penting untuk menjaga situs budaya yang semakin terkikis oleh perkembangan zaman,” tandasnya.(Adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI