49 Ribu Mahasiswa Terima Gratispol, Pemprov Kaltim Siapkan Pendidikan Gratis Total

SAMARINDA – Program bantuan pendidikan atau Gratispol yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, sekitar 49 ribu mahasiswa telah menerima manfaat program tersebut.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, menyebut total anggaran yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp227,6 miliar.

“Selama data dari kampus sudah lengkap dan clear, pencairan pasti kami lakukan. Tidak ada istilah terlambat,” ujarnya.

Ia menegaskan mahasiswa baru yang masuk melalui jalur seleksi, termasuk jalur prestasi akan langsung diproses pembiayaannya begitu diajukan oleh kampus.

Pemprov Kaltim bahkan menargetkan pada tahun ajaran 2026–2027 tidak ada lagi mahasiswa yang membayar biaya pendidikan.

“Semua harus gratis. Tidak ada lagi mahasiswa baru yang membayar,” tegasnya.

Meski demikian, program itu memiliki sejumlah persyaratan, salah satunya terkait usia dan domisili. Program diprioritaskan bagi masyarakat ber-KTP Kalimantan Timur, sementara warga luar daerah tetap bisa mengakses dengan syarat telah berdomisili minimal tiga tahun.

Terkait target, Pemprov sebelumnya mengalokasikan anggaran untuk sekitar 126 ribu mahasiswa dengan nilai mencapai Rp1,3 triliun. Namun realisasi penerima disesuaikan dengan jumlah mahasiswa yang memenuhi kriteria.

“Harapannya seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat bisa terakomodasi dan turut berkontribusi dalam pembangunan Kalimantan Timur,” sebutnya.

Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI