TENGGARONG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap disalurkan kepada 946 siswa SMPN 1 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), selama bulan Ramadan 2026. Meski mayoritas siswa menjalankan ibadah puasa, distribusi bantuan pangan tersebut tetap dilaksanakan dengan penyesuaian teknis di lingkungan sekolah.
Kepala SMPN 1 Tenggarong, Imam Huzaini, mengatakan pelaksanaan MBG saat Ramadan bukan hal baru. Pada tahun sebelumnya, program serupa tetap berjalan selama bulan puasa.
“Menurut saya selama ini ‘kan sama kayak tahun lalu ya, di bulan Ramadan juga dikasih. Dan anak-anak ini juga sebenarnya sih puasa. Tapi karena kebijakan nasionalnya dibagi ya, tetap kita terimalah, itu enggak kita tolak,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Ia menegaskan pihak sekolah menghormati kebijakan pemerintah pusat dengan tetap menerima dan menyalurkan MBG kepada seluruh siswa yang terdata sebagai penerima manfaat. Namun konsumsi paket makanan disesuaikan dengan kondisi siswa yang berpuasa.
Imam menjelaskan siswa diperbolehkan membawa pulang paket MBG untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Dengan mekanisme tersebut, distribusi program tetap berjalan tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah.
Saat ini, jumlah siswa SMPN 1 Tenggarong tercatat sebanyak 946 orang. Seluruh siswa tersebut menerima paket MBG selama Ramadan.
Sekolah yang menerapkan sistem lima hari belajar tersebut melakukan penyesuaian jadwal distribusi menjelang akhir pekan. Untuk hari Senin hingga Kamis, pembagian dilakukan setiap hari seperti biasa. Sementara untuk Jumat dan Sabtu, distribusi digabung pada hari Jumat karena Sabtu merupakan hari libur.
“Kecuali yang untuk hari Jumat, Sabtu ya, karena Sabtunya anak-anak libur. Dan sekolahnya lima hari, itu yang didobel di hari Jumatnya. Kalau Senin sampai dengan Kamis itu terus setiap hari,” terangnya.
Terkait menu, Imam menyebut paket MBG selama Ramadan berupa makanan ringan yang dinilai tetap memenuhi standar kesehatan. Isi paket antara lain susu, roti, kacang, kurma, dan telur.
“Untuk di bulan puasa saya lihat menunya ‘kan hanya berupa snack, ada susu, ada juga roti, kacang, kurma, telur. Ya mungkin dari hitungannya barangkali sudah memenuhi standar kesehatan,” sebutnya.
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





