NUSANTARA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, menyebutkan Sekolah Rakyat (SR) yang telah beroperasi se-Indonesia saat ini sebanyak 166 sekolah.
Hal itu disampaikan Wamendagri dalam sambutannya di hadapan gubernur se-Indonesia yang hadir dalam Pengukuhan dan Rapat Kerja (Raker) APPSI di Kemenko 1, Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (11/11/2025).
“Jumlah 166 itu rinciannya dengan rincian tahap 1A dengan 63 lokasi, tahap 1B dengan 37 lokasi, dan tahap 1C dengan 66 lokasi,” jelasnya.
Sementara, untuk SMA Unggul Garuda, pada periode tahun 2025 sampai dengan tahun 2029, total pembangunan sekolah baru berjumlah 20 sekolah.
“Dengan target 4 sekolah pada tahun 2025. Dan pembinaan sekolah transformasi berjumlah 80 sekolah dengan target 12 sekolah pembinaan pada tahun 2025,” terangnya.
Untuk diketahui, Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama gratis yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Indonesia, mulai dari jenjang SD hingga SMA.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan kehadiran sekolah rakyat menjadi titik awal terwujudnya harapan baru bagi anak-anak bangsa.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Yahya Yabo





