Angka Pengangguran Angkatan Muda Kaltim Tinggi, Pendidikan Jadi Pengaruh

SAMARINDA – Fenomena pemuda yang tidak bekerja, tidak sekolah dan tidak mengikuti pelatihan cukup tinggi di Kalimantan Timur (Kaltim). Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, sejauh 2025, angkanya menyentuh 19,35 persen. Kisaran usia yang dimaksudkan yakni 20-25 tahun.

Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, M. Darlis Pattalongi, mengatakan pendidikan menjadi jalan keluar. Sorotan angka pengangguran sangat dipengaruhi oleh pendidikan itu sendiri.

“Untuk kita keluar dari siklus pengangguran itu ‘kan faktor utamanya adalah bagaimana memajukan dunia pendidikan. Nah, sekarang apa tingkat upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan lama sekolah di Kaltim itu sangat konkretlah,” ujar Darlis saat diwawancarai, Jumat, (9/1/2026).

Menurutnya prospek Gratispol melalui pemberian Uang Kuliah Tunggal (UKT) dianggap mampu memberikan dampak pada angka pengangguran selanjutnya. Selain progres pembangunan-pembangunan sekolah yang merata di daerah-daerah.

“Jadi memang tidak boleh lagi sekolah itu yang menjauh dari akses masyarakat. Makanya sekarang melalui Diknas kita banyak membangun sekolah-sekolah SMA ya, yang menjadi tanggung jawab pemerintah itu ke daerah-daerah yang selama ini tidak terjangkau atau memiliki akses yang sangat sulit terhadap sekolah-sekolah yang ada di perkotaan,” lanjut Darlis.

Angka pengangguran tersebut menjadi perhatian, seiring janji kampanye Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Gibran Rakabuming Raka mengenai 19 juta lapangan pekerjaan. Namun angka pengangguran nyatanya di Kaltim masih cukup tinggi.

Pewarta: K Irul Umam
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI