APBD Kukar Jadi Rp7 T, Anggaran Difokuskan ke Layanan Publik

TENGGARONG – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Tahun 2026 resmi ditetapkan senilai Rp7,016 triliun. Keputusan tersebut disepakati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar bersama DPRD Kukar dalam Rapat Paripurna ke-29 yang digelar, Jumat (28/11/2025).

Apabila dibandingkan dengan APBD Perubahan Kukar tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp11,1 Triliun. APBD Kukar mengalami penyusutan hingga Rp4 triliun.
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, mengungkapkan Pemkab Kukar masih dapat menerima dana transfer pusat sekitar Rp3 triliun. Namun hal tersebut harus dikoreksi karena tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang APBD.

Meski begitu, Yani, menegaskan APBD 2026 tetap fokus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Seluruh program layanan publik yang meliputi gaji ASN dan PPPK, belanja pendidikan dan kesehatan, dana desa, pembangunan infrastruktur, serta dukungan untuk sektor pertanian, perikanan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dipastikan aman.

“Kita harap seluruh pelayanan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, dan perikanan tetap terjaga. Ini komitmen kita,” tegasnya.

Ia menjelaskan angka final APBD 2026 merupakan hasil kajian komprehensif Badan Anggaran (Banggar). Dari proyeksi awal Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) sebesar Rp7,5 triliun, dilakukan koreksi sekitar Rp400 miliar hingga menetapkan angka akhir Rp7,016 triliun.

“Anggaran kita dipastikan Rp7,16 triliun. Ada penurunan dari KUA-PPAS karena sebagian anggaran sudah memiliki peruntukan khusus. Meski ada pemangkasan, APBD kita masih bertahan di angka Rp7 triliun. Ini patut kita syukuri,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, memastikan pengesahan APBD 2026 berjalan lancar dan seluruh program strategis telah mendapatkan alokasi pembiayaan.

“Alhamdulillah, malam ini kita bersama DPRD telah menyepakati anggaran 2026 senilai Rp7,016 triliun. Semua program prioritas dan 17 program dedikasi sudah kita alokasikan pembiayaannya,” ujarnya.

Meski demikian, Sunggono optimis target program Pemkab Kukar masih dapat dikejar secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah. Dengan pagu Rp7,016 triliun, Sunggono memastikan pelaksanaan program Kukar Idaman Terbaik tetap dapat berjalan, meski belum seluruhnya mencapai tingkat optimal.

“Kalau dibilang optimal mungkin belum. Tapi untuk maksimal sesuai target kinerja OPD dalam RPJMD, Insya Allah bisa kita penuhi,” jelasnya.

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI