TENGGARONG – Kepastian pencairan Beasiswa Kukar Idaman tahap kedua akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah memastikan tambahan anggaran masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2025.
Kabar itu disampaikan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, usai memaparkan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2025 pada Rapat Paripurna DPRD Kukar, Senin (15/9/2025).
“Kemarin sudah kita tambahkan kekurangannya sekitar Rp16 miliar. Anggaran itu sudah kita masukkan ke APBD Perubahan. Insya Allah bisa terlaksana,” tegas Sunggono.
Sunggono menjelaskan sebelumnya pembayaran sempat tertunda akibat melonjaknya jumlah penerima. Dari kuota awal 1.347 orang, realisasi penerima yang lolos verifikasi mencapai 4.015 orang. Dana yang disiapkan di APBD murni pun hanya cukup menutupi sebagian.
Kondisi itu sempat memunculkan keresahan di kalangan masyarakat. Namun, Pemkab menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kewajiban pembayaran setelah APBD Perubahan diketok.
Tidak hanya untuk tambahan beasiswa, APBD Perubahan juga diarahkan memperkuat pelayanan dasar masyarakat serta menyelesaikan target RPJMD di tahun terakhir pemerintahan.
“Sekarang sudah tahun terakhir RPJMD, jadi semua target harus kita maksimalkan,” ujar Sunggono.
Ia memberi apresiasi kepada insan pers yang terus mengawal kebijakan anggaran. “Terima kasih kepada rekan-rekan media yang terus mengawasi dan memberikan perhatian terhadap kebijakan Pemkab,” sebutnya. (adv)
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





