PASER – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Paser memastikan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Paser menjelang libur Tahun Baru 2026 tetap kondusif. Meski pergerakan kendaraan terpantau ramai, tapi situasi tetap lancar tanpa adanya kemacetan panjang.
Kasat Lantas Polres Paser, AKP Weny Wahyuningsih, mengatakan meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan, khususnya pada jalur lintas Kuaro menuju perbatasan Kalsel, namun tidak ditemukan titik kemacetan yang panjang.
“Peningkatan arus kendaraan memang ada, tapi tidak sampai macet panjang. Di daerah Kuaro sampai perbatasan Banjarmasin terpantau ramai lancar,” kata AKP Weny, Selasa (30/12/2025).
Kondisi jalan yang masih lancar tersebut dinilai AKP Weny dipengaruhi mulai beroperasinya tol IKN yang memecah kepadatan kendaraan sebelum melintasi wilayah Kabupaten Paser.
“Alhamdulillah tidak ada kemacetan, karena arus lalu lintas sudah terpecah dengan adanya masyarakat yang melewati tol IKN,” ujarnya.
Mengingat kondisi jalur menuju perbatasan Kaltim-Kalsel yang berkelok-kelok, serta masih ada beberapa titik jalan berlubang. AKP Weny mengimbau kepada para pengendara agar mengecek kesiapan kendaraan sebelum bepergian, serta selalu mengutamakan keselamatan.
“Kepada masyarakat yang melintasi wilayah Paser, kami imbau untuk selalu tertib berlalu lintas dan menjaga keselamatan berlalu lintas dimulai dari mengecek kesiapan kendaraannya,” tuturnya.
AKP Weny menekankan beberapa poin utama yang harus diperhatikan pengendara, selain mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama yakni mengecek kesiapan kendaraan seperti kondisi ban, spion, dan fungsi teknis lainnya sebelum bepergian.
“Perlengkapan keamanan untuk pengendara juga dicek, baik helm bagi roda 2 ataupun safety belt bagi roda empat. Sehingga selamat sampai tujuan dan tetap patuhi aturan lalu lintas,” tegasnya.
Terkait perayaan malam pergantian tahun, AKP Weny mengingatkan agar perayaan dapat digelar sesuai imbauan Kapolri yaitu tanpa euforia berlebihan seperti menyalakan kembang api.
“Ini sebagai bentuk empati kita kepada rekan-rekan yang sedang dilanda bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Jadi kita tidak boleh berlebihan dan dilarang memakai kembang api,” jelasnya.
Pewarta: Nash
Editor: Yahya Yabo





