Atasi Kekurangan Daya Tampung Siswa Baru, Disdikbud Kaltim Tambah Sekolah dan Rombel

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur terus berupaya mengatasi keterbatasan daya tampung siswa baru di sejumlah daerah dengan menambah sekolah dan Rombongan Belajar (Rombel).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, mengatakan Kabupaten Kutai Timur menjadi salah satu daerah yang masih mengalami kekurangan daya tampung sekolah negeri.

“Di Kutim memang masih ada sekitar 400 anak yang belum terakomodasi di sekolah negeri. Sebenarnya mereka bisa masuk ke sekolah swasta, tetapi sebagian besar orang tua masih menginginkan sekolah negeri,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Kaltim telah membuka SMA Negeri 2 Sangatta Selatan. Selain itu, pada tahun depan pemerintah akan membuka SMA Negeri 3 Sangatta Utara agar kapasitas penerimaan siswa semakin meningkat.

Sementara di Kota Balikpapan, dua sekolah baru mulai beroperasi yakni SMA Negeri 10 Balikpapan dan SMA Negeri 8 Balikpapan.

“Memang tahun ini kedua sekolah tersebut baru membuka penerimaan siswa dengan masing-masing dua rombongan belajar terlebih dahulu,” jelas Armin.

Menurutnya pembukaan sekolah baru dan penambahan Rombel merupakan langkah bertahap yang dilakukan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan negeri, sekaligus mengurangi jumlah siswa yang belum tertampung setiap tahun ajaran baru.

“Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan ruang belajar dan daya tampung agar akses pendidikan bagi masyarakat semakin merata,” kata Armin.

Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI