TENGGARONG – Serah terima memori jabatan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dari Edi Damansyah kepada pasangan baru Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin bukan hanya menjadi prosesi administratif, tetapi momentum simbolis pergantian kepemimpinan yang penuh makna. Acara yang digelar di halaman Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Senin (30/6/2025), berlangsung khidmat dan disambut antusias masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Aulia menegaskan program dan semangat kerja yang telah dibangun oleh Edi Damansyah selama lima tahun terakhir akan tetap menjadi fondasi utama pemerintahan baru. Dirinya menyebut transisi kali ini bukan dimulai dari nol, melainkan sebuah keberlanjutan dari visi besar yang sudah ditanamkan.
“Kukar Idaman bukan sekadar slogan. Itu adalah pondasi. Kini kami melangkah dengan Kukar Idaman Terbaik sebagai penguatan dan penyempurnaan dari apa yang sudah diletakkan sebelumnya,” ujar Aulia.
Aulia turut menegaskan semangat kerja-kerja nyata ala Edi Damansyah menjadi inspirasi penting dalam tata kelola pemerintahan ke depan. Sosok mantan Bupati itu dianggap telah memberi teladan dalam membangun koneksi dengan masyarakat, menyusun program berbasis kebutuhan rakyat, dan menjaga etika politik dalam kepemimpinan.
“Pak Edi adalah pemimpin yang konsisten dalam kesenyapan. Bekerja tanpa banyak sorotan, tapi hasilnya dirasakan. Ini yang akan kami teruskan,” tuturnya.
Dirinya pun mengajak seluruh pihak untuk tidak larut dalam perbedaan politik, melainkan fokus pada persatuan dan kolaborasi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan lima tahun mendatang hanya akan tercapai apabila semua elemen ikut terlibat secara aktif.
“Hari ini bukan lagi soal siapa yang menang atau kalah. Hari ini soal bagaimana kita menyatukan tenaga, menyamakan langkah, dan bekerja nyata,” ujarnya.
Momentum ini menandai dimulainya arah baru pembangunan Kukar yang berpijak pada konsep kesinambungan. Aulia dan Rendi menegaskan seluruh program prioritas yang sudah berjalan akan diperkuat dan inovasi baru akan ditambahkan berdasarkan evaluasi kebutuhan masyarakat.
“Mari kita jaga warisan kebaikan dan bersama-sama membuka lembaran baru. Kami tidak bisa sendiri. Pemerintahan ini milik kita semua,” pungkasnya. (adv)
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





