SAMARINDA – Tongkat estafet kepemimpinan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda resmi berganti. Memasuki hari kedua bertugas di Kota Tepian, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Samarinda, Haedar, menyatakan tengah melakukan pemetaan intensif terhadap dinamika penegakan hukum di wilayah hukumnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Haedar di sela-sela agenda Buka Puasa Bersama (Bukber) yang digelar di Kantor Kejari Samarinda, Jalan M. Yamin, Rabu malam. Acara itu menjadi momentum perdana Haedar bertatap muka secara formal dengan jajaran pegawai, purnajaksa, hingga awak media.
Haedar menegaskan langkah awal yang ia ambil adalah memahami anatomi perkara yang tengah berjalan di Samarinda. Hal itu dilakukan agar kebijakan yang diambil nantinya selaras dengan kondisi terkini di lapangan.
“Mengingat saya baru dua hari menjabat, tentu program kerja saat ini adalah melakukan pemetaan terhadap penanganan perkara yang ada di wilayah hukum Samarinda. Namun beberapa langkah strategis tentu sudah kita siapkan,” ungkap Haedar.
Dalam kesempatan tersebut, Haedar memberikan perhatian khusus kepada peran media massa. Ia mengajak insan pers, terutama yang tergabung dalam Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Samarinda untuk memperkuat kemitraan.
Menurutnya pengawasan dari sisi pers sangat krusial guna mewujudkan penegakan hukum yang transparan dan akuntabel. Ia berharap media menjadi jembatan informasi yang akurat antara kejaksaan dan masyarakat.
“Kami memohon dukungan teman-teman media agar kami dapat bekerja dengan baik dan terbuka kepada publik. Hubungan yang baik ini penting dalam memastikan keterbukaan informasi,” kata Haedar.
Pewarta: Dimas
Editor: Yahya Yabo





