BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau berencana mengembangkan lomba memancing udang galah menjadi agenda berskala Provinsi Kalimantan Timur.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, menilai ajang tersebut memiliki potensi besar untuk menarik peserta dari berbagai daerah yang memiliki karakteristik sungai serupa.
Menurut Gamalis, selama ini perlombaan memancing udang galah yang digelar di Berau mendapat respons positif dari masyarakat dan komunitas pemancing.
Ia optimistis kompetisi tersebut mampu menarik pehobi mancing dari sejumlah kabupaten di Kalimantan Timur seperti Paser, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Mahakam Ulu, hingga Kutai Timur. Wilayah-wilayah tersebut diketahui memiliki aliran sungai yang menjadi habitat alami udang galah.
“Potensinya sangat besar karena daerah-daerah itu sama-sama memiliki sungai yang mendukung. Sejauh ini juga belum ada perlombaan khusus udang galah berskala besar seperti yang kita miliki di Berau,” ujar Gamalis.
Selain itu, turnamen tersebut dinilai dapat menjadi sarana promosi wisata berbasis sungai yang dimiliki Kabupaten Berau.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan menengah di lokasi penyelenggaraan.
Gamalis menambahkan peluang mewujudkan kompetisi tingkat provinsi semakin terbuka seiring membaiknya konektivitas transportasi menuju Berau.
Salah satu faktor pendukung utama adalah beroperasinya Jembatan Sungai Nibung yang memperlancar akses perjalanan darat dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.
Menurutnya infrastruktur tersebut telah memangkas waktu tempuh dan hambatan perjalanan bagi wisatawan maupun peserta yang datang dari Samarinda, Balikpapan, dan wilayah kabupaten lainnya.
“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat lokal, tetapi juga menjadi daya tarik yang mampu mendatangkan peserta dan wisatawan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur,” sebutnya. (rm/adv)
Editor: Yahya Yabo





