TENGGARONG – Kartanegara Women FC bakal mewakili Kalimantan Timur (Kaltim) dalam putaran nasional turnamen sepak bola perempuan Piala Pertiwi 2025 di Yogyakarta pada 30 Oktober hingga 10 November 2025 mendatang. Kesebelasan sepak bola putri asal Kutai Kartanegara (Kukar) ini tergabung dalam Grup B dan akan bersaing melawan perwakilan dari Sumatera Utara, Bengkulu, dan Papua Pegunungan.
Kartanegara Women FC sendiri telah melakukan serangkaian persiapan panjang jelang menatap ajang bergengsi ini. Mulai dari menggelar penjaringan pemain melalui ajang Bupati Cup Putri pada September lalu, kemudian dilanjutkan dengan seleksi dan pemusatan latihan yang digelar hingga 20 Oktober.
Hari ini, Senin (27/10/2025), tim Kartanegara Women FC dijadwalkan bertolak menuju Yogyakarta dan akan melangsungkan laga perdana pada 30 Oktober menghadapi perwakilan Sumatera Utara di Lapangan Purwobinangun, Sleman, Yogyakarta.
Keberangkatan tim asal Kukar ini dilepas oleh Asisten II Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Ahyani Fadianur Diani. Dalam sambutannya, ia tidak membebani para pemain dengan memberikan target muluk. Baginya, ajang ini adalah laboratorium yang tepat bagi atlet Kukar untuk mendapatkan jam terbang di level nasional.
“Pesan saya adalah jaga sportivitas. Menang itu memanglah tujuan pertandingan, tapi yang lebih penting adalah proses kita dalam menghadapi pertandingan ini yang mengantarkan kita menjadi juara sesungguhnya walaupun tidak menang,” tuturnya.
“Kita tidak berharap hasil yang baik dari tim ini (Kartanegara Women FC) karena memang tingkat nasional ini juga berat persaingannya,” timpal Ahyani.
Meski begitu, Manajer Kartanegara Women FC, Samijan, tetap optimistis timnya dapat melangkah jauh di gelaran Piala Pertiwi kali ini, mengingat gelaran kali ini bukanlah persaingan perdana timnya di ajang tersebut.
Sejak tahap seleksi, Samijan telah menetapkan target bagi timnya agar dapat melaju hingga semifinal. “Target kita minimal semifinal, tapi kalau bisa sampai final. Tahun lalu kita sudah masuk dalam kelompok besar, tapi karena keterbatasan waktu, sistem pertandingan langsung dari 16 ke 4 besar. Tahun ini kita berharap bisa melangkah lebih jauh,” tutupnya. (Adv)
Penulis: Ady Wahyudi





