TANGERANG – Rekor impresif Borneo FC Samarinda akhirnya terhenti di Stadion Indomilk Arena. Dalam lanjutan pekan BRI Super League 2025/26 yang berlangsung Jumat (9/1/2026), tim berjuluk Pesut Etam tersebut dipaksa menyerah 2-0 oleh tuan rumah Persita Tangerang.
Laga tersebut sekaligus menjadi catatan minor bagi anak asuh Fabio Lefundes, di mana untuk pertama kalinya musim ini mereka gagal menyarangkan satu gol pun ke gawang lawan.
Persita Tangerang langsung menggebrak sejak peluit pertama dibunyikan. Laga baru berjalan tiga menit, publik tuan rumah langsung bersorak. Berawal dari umpan matang Hokky Caraka, Javlon melepaskan tendangan keras yang menghujam jaring gawang Borneo FC. Skor 1-0 untuk keunggulan Persita.
Borneo FC mencoba merespons cepat. Pada menit ke-5, Maicon hampir menyamakan kedudukan setelah menerima operan dari Kei Hirose, namun kegemilangan kiper Persita berhasil menepis peluang emas tersebut.
Tensi pertandingan meningkat di menit ke-22 saat bek Borneo FC, Christophe, harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras terhadap striker asing Persita, Matheus Alves. Meski tertekan, Borneo sesekali mengancam melalui serangan balik. Namun justru Persita yang hampir menggandakan keunggulan di menit ke-28 lewat aksi Eber Bessa.
Menjelang akhir babak pertama, Juan Villa sempat mengancam gawang Persita di menit ke-37, namun bola masih bisa diamankan. Persita membalas lewat Hokky Caraka dan peluang beruntun Matheus Alves di menit ke-45 yang sayangnya hanya membentur tiang gawang Nadeo Argawinata.
Memasuki babak kedua, Borneo FC meningkatkan intensitas serangan. Peluang demi peluang lahir dari sundulan Mariano Peralta (menit 55) dan Douglas (menit 63), namun akurasi masih menjadi kendala bagi tim tamu karena bola melambung di atas mistar.
Harapan Borneo untuk bangkit kian menipis setelah M. Baker El Housseini diganjar kartu kuning di menit ke-74. Tidak lama berselang, Juan Villa kembali membuang peluang setelah tendangan first-time-nya di menit ke-76 tidak menemui sasaran.
Petaka bagi Borneo FC hadir di menit ke-86. Pelanggaran M. Baker terhadap Aleksa di dalam kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. Aleksa yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, mengecoh Nadeo Argawinata dan mengubah skor menjadi 2-0.
Di sisa waktu, M. Sihran sempat mendapatkan peluang melalui umpan Dika Kuswardani di menit ke-88, namun sepakannya masih melebar. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persita Tangerang.
Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi besar bagi Borneo FC, terutama di sektor penyelesaian akhir yang biasanya tampil tajam di kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim ini.
Pewarta: Dimas
Editor: Yahya Yabo





