Bulog Paser Kelola 3.100 Ton Beras, Jamin Kebutuhan Pangan Tetap Tersedia

PASER – Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Paser pastikan ketersediaan stok pangan yang dikelola mencukupi untuk memenuhi kebutuhan di wilayah kerjanya yakni Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU).

Kepala Bulog Kanca Paser, Muhammad Mukhlis, menyatakan stok pangan yang berada di gudang Bulog Paser, baik yang berada di gudang Paser maupun Penajam Paser Utara (PPU), aman hingga beberapa waktu ke depan.

“Beras medium dan premium total ada sekitar 3.100 ton, ini cukup kuat. Dalam waktu dekat akan datang sekitar 2.500 ton,” katanya, Jumat (11/7/2025).

Dengan ketersediaan stok beras yang ada, ditambah lagi dengan stok yang masih dalam proses pengiriman, Bulog Paser memastikan siap menjalani penugasan dari pemerintah.

Baik berupa penyaluran Bantuan Pagan (Banpan) maupun Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk mengendalikan harga beras di pasaran.

“Untuk beras medium disiapkan untuk penugasan, sementara yang premium kita gunakan untuk penjualan secara umum ke semua kalangan, untuk sisi komersial atau bisnis,” jelasnya.

Selain beras, Bulog masih memiliki 25 ton gula dan 13.000 liter minyak goreng yang berada di gudang. Sementara untuk daging masih dalam proses kajian bisnis, setelah sebelumnya sempat ditahan karena ada penyegaran pada alat pendingin.

“Alatnya sekarang sudah oke, tapi kita coba mengalkulasi dulu dari sisi keuntungan dan kerugian, sampai dengan keuangannya,” tuturnya.

Akan tetapi, apabila nantinya Bulog Paser kembali mendistribusikan daging, jenis daging yang akan digunakan tidak lagi menggunakan daging kerbau seperti sebelumnya.
“Kita sudah beralih ke daging sapi boneless import, karena memang seperti yang kita ketahui bersama harganya jauh lebih terjangkau,” ucapnya.

Meski menggunakan daging impor, Mukhlis menjamin daging tersebut telah memenuhi standar mutu. Karena untuk menjamin kehalalannya dan kebersihannya produk yang akan didistribusikan, Bulog melibatkan pihak eksternal untuk melakukan audit. Selain itu pihaknya rutin memperbarui sertifikat halal sebelum memasukkan barang.

“Sertifikat itu memang selalu kita update setiap kita mau masukan barang, jadi tidak perlalu khawatir dengan kehalalannya,” jelasnya

Pewarta: Nash
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI