KUKAR – Sebagai bentuk komitmen dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, SMA Negeri 1 Loa Janan menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda. Kerja sama ini diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan pelaksanaan tes urine serentak bagi 141 siswa baru.
Kegiatan yang berlangsung, Selasa (29/7/2025), ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Tes urine ini bukan hanya untuk mendeteksi dini potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, tetapi untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mendalam tentang bahaya narkotika sejak awal.
Kepala SMA Negeri 1 Loa Janan, Edy Handaka, menegaskan kerja sama ini merupakan wujud nyata upaya sekolah dalam melindungi generasi muda.
“Kami ingin memastikan bahwa siswa-siswi kami memulai pendidikan di lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba,” ujar Edy.
Senada, Kepala BNN Kota Samarinda, Kombes Pol Belny Warlansyah, menyambut baik inisiatif proaktif pihak sekolah.
Belny menekankan pelajar adalah kelompok rentan yang sering menjadi target peredaran narkoba, sehingga pendekatan pencegahan yang langsung menyasar lingkungan sekolah sangatlah krusial.
“Satgas-satgas di sekolah diharapkan bisa menjadi pionir dalam lingkungan tersebut dan mampu menyebarluaskan bahaya narkoba, sehingga akan terus tercipta sekolah yang Bersinar (bersih narkoba),” kata Belny.
Selain tes urine, kegiatan ini diisi dengan penyuluhan komprehensif mengenai berbagai jenis narkoba, dampaknya terhadap kesehatan dan masa depan, serta peran vital pelajar dalam menjaga diri dan lingkungan dari ancaman narkotika.
“Dengan adanya program ini, diharapkan para siswa baru SMA Negeri 1 Loa Janan akan semakin sadar dan waspada terhadap bahaya narkoba, sekaligus menjadikan sekolah sebagai zona integritas yang bersih dari penyalahgunaan zat terlarang,” jelasnya.
Pewarta: Dimas
Editor: Yahya Yabo





