PASER – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Paser, akan mengidentifikasi rumah korban musibah kebakaran di Kelurahan Muara Komam, Kecamatan Muara Komam, Selasa (15/7/2025). Sebagai tahapan proses verifikasi terkait bantuan perumahan bagi puluhan keluarga yang menjadi korban musibah kebakaran.
Diberitakan sebelumnya, musibah kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik di salah satu rumah milik warga yang kemudian menyebabkan kebakaran besar hingga merembet ke 18 unit rumah lainnya yang ditempati oleh 20 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 65 jiwa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKP2 Paser, Aji Mohammad Tommy, mengatakan pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap belasan unit rumah korban kebakaran tersebut. Untuk memastikan apakah rumah korban kebakaran dapat memperoleh bantuan perumahan.
“Meskipun penanganan kebakaran tidak termasuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Perumahan, kami tetap verifikasi terlebih dahulu dengan melakukan identifikasi sebagai tahap awal,” kata Tommy, Jumat (18/7/2025).
Lebih lanjut dijelaskannya apabila hasil identifikasi ternyata korban kebakaran tersebut termasuk dalam Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), maka hal ini menjadi bagian dari urusan Dinas Perkimtan.
“Kami bisa bantu, cuma untuk penanganan seperti penganggaran dan segala macam, tidak bisa dilakukan begitu saja,” Jelasnya.
Apabila korban memenuhi kriteria, Tommy menyebutkan bantuan rumah yang mungkin diberikan berupa pembangunan rumah baru yang disesuaikan dengan tipe standar 36 atau 40 dengan material kayu. Akan tetapi rencana ini akan ditinjau ulang mengingat adanya kenaikan harga pada material.
“Kami identifikasi ulang terkait perencanaan rumah bantuan ini, karena harga material sudah mulai naik. Kemungkinan kita bikin perencanaan dulu terkait pembangunan barunya,” ujarnya.
Sementara ini, Dinas Perumahan masih menunggu laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait jumlah rumah yang terbakar, jumlah KK yang menempati rumah tersebut, beserta jumlah anggota keluarga yang terdampak. Untuk kemudian diidentifikasi kembali ke lapangan.
“Info sementara kita hanya terima secara lisan sekitar 18 unit rumah terbakar, tapi kami masih menunggu surat resmi dari BPBD. Untuk kemudian kita identifikasi ulang,” pungkasnya.
Pewarta: Nash
Editor: Yahya Yabo





