BALIKPAPAN – Warga Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, tepatnya di kawasan RT 45, Kamis (10/7/2025) digegerkan dengan penemuan mortir aktif. Benda berbahaya yang diduga kuat merupakan sisa Perang Dunia II tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Dala (57) di kebun miliknya.
Dala mengatakan penemuan tersebut bermula ketika dirinya tengah mencangkul di kebun. Tanpa sengaja, ia melihat sebuah tonjolan mencurigakan di dalam tanah. Rasa penasaran mendorongnya untuk menggali lebih lanjut menggunakan tangan.
“Kaget saya, karena bentuknya mirip bom. Habis itu saya enggak berani ngapa-ngapain lagi. Saya lapor saja,” ujarnya.
Evakuasi pun dilakukan oleh Subden Jibom Den Gegana Satbrimob Polda Kaltim, di mana sebelumnya lebih dulu memastikan keamanan warga sekitar. Adapun benda tersebut memiliki panjang sekitar 26 cm dengan diameter 11 cm, dan bobot lebih kurang 3 kilogram.
Merespons laporan tersebut, tim Subden Jibom Den Gegana Satbrimob Polda Kaltim segera diterjunkan ke lokasi. Dengan peralatan lengkap dan prosedur standar operasional yang ketat, tim ahli penjinak bom ini langsung mengamankan area penemuan.
“Proses evakuasi berlangsung hati-hati, mengingat mortir yang ditemukan masih dalam kondisi aktif dan berpotensi meledak,” jelas Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai.
Pada pukul 13.45 WITA, tim Penjinak Bom (Jibom) berhasil mengevakuasi mortir militer sisa Perang Dunia II tersebut dari lokasi penemuan. Benda berbahaya itu kemudian dibawa ke tempat yang aman untuk proses disposal lebih lanjut. Kecepatan dan profesionalisme tim Jibom patut diapresiasi karena berhasil mencegah potensi insiden yang tidak diinginkan di lingkungan padat penduduk.
“Kami mengapresiasi kecepatan laporan dari masyarakat, ini sangat membantu kami dalam bertindak cepat untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi mortir tersebut. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor kepada pihak berwajib kalau menemukan benda mencurigakan yang berpotensi membahayakan,” sebutnya.
Senada dengan Dansat, Kabagops Satbrimob, AKP Nugroho Widihyanto, menambahkan penemuan mortir aktif ini menjadi pengingat bagi kita semua masih banyak potensi bahaya sisa perang yang mungkin tersembunyi di sekitar warga.
“Kami dari Satbrimob Polda Kaltim siap sedia 24 jam untuk melindungi masyarakat dari ancaman serupa,” tambahnya.
Pewarta: Aprianto
Editor: Yahya Yabo





