DPRD Berau Dorong Pemerataan Infrastruktur Dasar Hingga Kampung

BERAU – Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, meminta Pemerintah Kabupaten Berau untuk lebih memprioritaskan pemerataan pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur, jaringan listrik, dan penyediaan air bersih.

Menurutnya ketiga sektor tersebut merupakan kebutuhan dasar yang sangat mendesak untuk dipenuhi demi menunjang kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah perkampungan yang masih mengalami keterbatasan layanan.

“Ketiga sektor ini sangat penting karena menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Terlebih infrastruktur yang memadai akan sangat mendukung perekonomian daerah,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Liliansyah menegaskan DPRD Berau, khususnya Komisi III akan terus berperan aktif dalam mengawal perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan daerah. Hal tersebut dilakukan agar setiap program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menilai pengawasan yang optimal menjadi kunci agar pembangunan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.

“Kami akan memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan dapat dirasakan langsung manfaatnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kampung. Menurutnya masih terdapat sejumlah daerah yang belum menikmati akses infrastruktur yang layak, seperti jalan yang rusak, listrik yang belum stabil, hingga keterbatasan air bersih.

Kondisi tersebut dinilai menjadi penghambat utama dalam peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

“Infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, dan air bersih harus menjadi prioritas utama pemerintah. Ketika fasilitas ini tersedia secara merata, masyarakat akan lebih mudah beraktivitas dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” jelasnya.

Liliansyah mendorong agar Pemkab Berau menyusun program pembangunan yang lebih fokus, terukur, dan memperhatikan aspek pemerataan antar wilayah. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan proyek-proyek yang telah berjalan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Menurutnya pembangunan tidak boleh berhenti pada tahap perencanaan atau pembangunan fisik semata, tetapi harus memastikan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pembangunan harus memberikan manfaat nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih kurang tersentuh,” sebutnya. (adv)

Pewarta: Aril
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI