DPRD Berau Ingatkan Warga Periksa Keamanan Rumah Sebelum Mudik Lebaran

BERAU – Momentum Hari Raya Idulfitri kerap dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga. Namun di balik tradisi mudik tersebut, masyarakat diingatkan untuk memperhatikan keamanan rumah yang ditinggalkan agar terhindar dari risiko kebakaran maupun gangguan lainnya.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengimbau warga agar tidak mengabaikan aspek keamanan rumah sebelum berangkat mudik. Ia menilai banyak peristiwa kebakaran yang terjadi justru berawal dari kelalaian kecil yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal.

“Banyak peristiwa kebakaran bermula dari kelalaian kecil, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Menurut Sumadi, perangkat elektronik yang tetap terhubung dengan aliran listrik tanpa pengawasan berpotensi memicu korsleting. Risiko tersebut akan semakin besar apabila rumah dibiarkan kosong selama beberapa hari tanpa penghuni.

Karena itu, ia menyarankan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rumah sebelum bepergian. Salah satu langkah yang penting dilakukan adalah memutus sambungan listrik pada peralatan elektronik yang tidak digunakan.

“Masyarakat harus melakukan pemeriksaan menyeluruh kondisi rumah sebelum bepergian. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah memutus sambungan listrik pada perangkat elektronik yang tidak digunakan,” tuturnya.

Selain instalasi listrik, ia mengingatkan agar warga memastikan peralatan dapur seperti kompor dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Hal-hal yang terlihat sepele tersebut, menurutnya sering kali menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman.

“Hal-hal kecil seperti ini sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak besar jika tidak diperhatikan,” tambahnya.

Sumadi menekankan pentingnya kepedulian antar warga di lingkungan tempat tinggal. Ia menilai komunikasi dengan tetangga atau petugas keamanan setempat dapat membantu meminimalisir risiko ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Ia menyarankan warga untuk memberitahukan kepada tetangga atau pihak keamanan ketika hendak meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama.

“Beritahukan kepada tetangga atau petugas keamanan setempat ketika hendak meninggalkan rumah. Dengan adanya pengawasan dari lingkungan sekitar, rumah yang ditinggalkan tetap dapat terpantau,” katanya.

Bahkan apabila memungkinkan masyarakat dapat menitipkan rumah kepada tetangga atau keluarga terdekat agar dapat membantu memantau kondisi rumah selama ditinggalkan mudik.

Dengan langkah-langkah sederhana tersebut, Sumadi berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa harus khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.

Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap aspek keamanan rumah dapat semakin meningkat sehingga risiko kebakaran maupun gangguan keamanan lainnya selama musim mudik Lebaran di Kabupaten Berau dapat diminimalisir.

“Semoga dengan langkah-langkah sederhana ini kita bisa meminimalisir risiko kebakaran maupun gangguan keamanan lainnya selama musim mudik Lebaran,” ungkapnya. (adv)

Pewarta: Aril
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI