DPRD Dorong Evaluasi dan Rotasi Pejabat Pemkab Berau, Kepala OPD Diminta Lebih Kooperatif

BERAU – Memasuki Triwulan III masa kepemimpinan Bupati Berau, Sri Juniarsih, dan Wakil Bupati Gamalis, desakan evaluasi terhadap kinerja pejabat di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) mulai menguat.

DPRD Kabupaten Berau menilai, momentum ini menjadi saat yang tepat bagi pemerintah daerah untuk melakukan perombakan jabatan, terutama terhadap kepala OPD yang dianggap kurang maksimal menjalankan tugas.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan perlunya rotasi pejabat, khususnya bagi mereka yang lemah dalam komunikasi dan koordinasi dengan lembaga legislatif. Menurutnya, sejumlah kepala dinas sering kali tidak menunjukkan sikap kooperatif dalam forum resmi DPRD.

“Dalam beberapa rapat dengar pendapat, kami sering mendapati kepala dinas yang tidak hadir, bahkan hanya mengutus kepala bidang. Padahal, agenda yang dibahas sangat penting dan membutuhkan keputusan strategis,” ujarnya.

Subroto menilai, komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif menjadi faktor penting dalam menjaga arah pembangunan daerah. Ketidakhadiran kepala OPD dalam agenda resmi DPRD, lanjutnya, menunjukkan lemahnya komitmen terhadap sinergi pemerintahan.

“Sebagai mitra kerja legislatif, kepala dinas seharusnya membangun komunikasi yang baik. Karena bagaimana pun, kebijakan daerah memerlukan pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif,” tegasnya.

Ia menambahkan, DPRD telah beberapa kali menyampaikan catatan evaluasi kepada Bupati Berau terkait sejumlah pejabat yang dinilai kurang maksimal dalam menjalankan tugas. Namun, ia menegaskan bahwa langkah itu bukan bentuk intervensi terhadap kewenangan kepala daerah.

“Ini murni masukan konstruktif agar mutasi nanti benar-benar menghasilkan pejabat yang kompeten dan komunikatif. Kami tidak mencampuri hak prerogatif Bupati, tapi berharap rotasi ini membawa perbaikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Subroto juga menilai pejabat yang memiliki kinerja baik dan menjaga komunikasi dengan legislatif perlu dipertahankan. Sementara itu, pejabat yang tidak menunjukkan peningkatan kinerja wajib dievaluasi.

Selain persoalan kinerja, DPRD juga menyoroti masih adanya sejumlah jabatan kepala OPD yang kosong di lingkungan Pemkab Berau. Ia berharap, mutasi atau rotasi yang direncanakan ke depan dapat mengisi seluruh posisi tersebut dengan figur yang berpengalaman dan berintegritas.

“Kami harap mutasi berikutnya bisa mengisi semua jabatan yang masih kosong. Jangan sampai posisi strategis dibiarkan tanpa pejabat definitif terlalu lama,” pungkasnya. (Ril)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI