TENGGARONG – Komitmen dukungan terhadap program prioritas pemerintah pusat ditegaskan DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) setelah mengikuti retret kepemimpinan di Magelang. Lembaga legislatif daerah memastikan siap mengawal berbagai program strategis Presiden agar berjalan optimal di daerah.
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menegaskan seluruh program prioritas pemerintah pusat harus mendapat dukungan penuh, termasuk dari legislatif melalui fungsi penganggaran dan pengawasan.
Menurutnya dukungan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam memastikan kebijakan pusat benar-benar berdampak di daerah.
“Semua program andalan pemerintah harus kita dukung,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan dukungan itu akan diwujudkan melalui penguatan alokasi anggaran, baik lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun kolaborasi dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga implementasi program dapat berjalan maksimal.
“Di legislatif, tentu melalui fungsi penganggaran, baik lewat APBD maupun kolaborasi dengan APBN,” katanya.
Ahmad Yani menyebut sejumlah program prioritas Presiden yang menjadi perhatian utama di daerah. Di antaranya Koperasi Merah Putih (KMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru.
Program-program tersebut dinilai memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat jika dijalankan secara konsisten dan tepat sasaran.
Ia menilai peran daerah sangat krusial dalam memastikan program tersebut tidak hanya berhenti di tataran kebijakan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kesamaan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan agenda pembangunan.
Dalam konteks tersebut, Ahmad Yani menegaskan kolaborasi harus dibangun tanpa melihat latar belakang politik. Menurutnya, pemerintah daerah merupakan bagian integral dari pemerintah pusat.
Hal tersebut menjadi penting agar tidak terjadi tarik-menarik kepentingan yang dapat menghambat pelaksanaan program strategis.
“Jadi tidak lagi bicara partai atau asal-usul partai,” ujarnya.
Ia menambahkan yang menjadi prioritas utama adalah semangat bersama untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Yang utama adalah semangat bersama untuk bersinergi membangun Indonesia,” sebutnya.
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





